Ambon, Kapatanews.com – Komitmen menghadirkan rekrutmen Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan berbasis merit kembali ditegaskan Polda Maluku. Memasuki tahapan seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026, Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku mengumumkan hasil Wawancara Psikologi Tahap II dan Pendalaman Mental Kepribadian (PMK) secara terbuka dan diawasi ketat oleh pengawas internal dan eksternal Sabtu (20/6/2026).
Pengumuman yang berlangsung di Lapangan Parkir Pejabat Utama Polda Maluku tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Pengendalian Personel (Kabag Dalpers) Biro SDM Polda Maluku, AKBP Tommy Bambang Souissa, S.I.K., serta disaksikan oleh tim pengawas internal dari Itwasda dan Bid Propam Polda Maluku, panitia teknis psikologi dan PMK, serta unsur Biro SDM Polda Maluku. Serta pengawas eksternal lainnya

Berdasarkan data resmi panitia, sebanyak 73 peserta mengikuti tahapan seleksi ini yang terdiri atas 67 peserta pria dan 6 peserta wanita. Dari jumlah tersebut, sebanyak 65 peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya, terdiri atas 60 peserta pria dan 5 peserta wanita. Sementara itu, 8 peserta lainnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), terdiri atas 7 pria dan 1 wanita.
Dalam arahannya kepada para peserta, AKBP Tommy Bambang Souissa menegaskan bahwa hasil yang diperoleh merupakan cerminan dari kesiapan, kemampuan, dan usaha masing-masing peserta selama mengikuti seluruh rangkaian seleksi.
“Seleksi merupakan proses yang kompetitif dan objektif. Ada peserta yang dinyatakan memenuhi syarat dan ada yang belum memenuhi syarat. Bagi yang belum berhasil, jangan menyerah dan jadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi untuk mempersiapkan diri lebih baik pada kesempatan berikutnya. Sementara bagi yang dinyatakan lulus, jangan cepat berpuas diri karena masih ada tahapan seleksi yang harus dihadapi,” ujarnya. (*)



