Tanimbar, Kapatanews.com – Yayasan SOLOGRIACIA Saumlaki mengukuhkan Fransiskus Ongen Rangkore sebagai Dewan Pengawas Perguruan Tinggi Sekolah Tinggi Teknologi Ilmu Manajemen Saumlaki (STTIMASS), Rabu (17/12/2025). Pengukuhan berlangsung di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Prosesi pengukuhan digelar pukul 09.30 WIT dan dihadiri jajaran pengurus yayasan, pimpinan STTIMASS, tenaga pendidik, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Pemerintah daerah diwakili oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Pengukuhan tersebut dipimpin oleh Pendiri Yayasan SOLOGRIACIA Saumlaki, Pendeta Yusak Weriratan, S.Th., M.A., M.Pd.K. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda penguatan fungsi pengawasan dan tata kelola pendidikan tinggi di lingkungan yayasan.
Dalam struktur kelembagaan, Dewan Pengawas memiliki peran memastikan kebijakan yayasan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Dewan Pengawas juga bertugas menjaga akuntabilitas dan integritas pengelolaan institusi pendidikan.
Yayasan SOLOGRIACIA Saumlaki menilai penguatan fungsi pengawasan diperlukan seiring meningkatnya tuntutan transparansi dan mutu pengelolaan perguruan tinggi di daerah. Langkah ini diharapkan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan.
Dalam pernyataan perdananya, Fransiskus Ongen Rangkore menyatakan kesiapannya menjalankan tugas pengawasan secara profesional dan objektif. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara yayasan, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah.
Ia juga menyampaikan komitmen untuk membuka jejaring kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk diaspora Tanimbar yang berkiprah di tingkat nasional dan internasional. Menurutnya, jejaring tersebut dapat berkontribusi pada penguatan pendidikan dan pembangunan daerah.
Ongen Rangkore secara khusus menyebut Duta Besar Republik Indonesia untuk Mongolia dan Republik Rakyat Tiongkok, Jahuari Oratmangun, sebagai salah satu figur diaspora yang memiliki potensi kontribusi bagi pengembangan sumber daya manusia di Tanimbar.
Selain itu, ia menyatakan dukungan terhadap agenda pembangunan daerah yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Menurutnya, sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam pembangunan berkelanjutan.
“Pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari masyarakat yang sehat. Dari sanalah lahir pendidikan yang berkualitas dan generasi yang cerdas,” ujar Ongen Rangkore.
Ia menambahkan, komitmennya untuk mendukung pembangunan daerah telah terbangun sejak bergabung dengan yayasan. Dukungan tersebut, menurutnya, akan diwujudkan melalui kerja sama yang konstruktif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Pendeta Yusak Weriratan menyatakan bahwa pengukuhan Dewan Pengawas merupakan wujud komitmen yayasan membangun kolaborasi lintas elemen. Kolaborasi tersebut melibatkan yayasan, tenaga pendidik, dan generasi muda.
Menurut Weriratan, Fransiskus Ongen Rangkore memiliki kapasitas dan integritas untuk mengawal pengelolaan unit-unit pendidikan di bawah naungan yayasan. Ia berharap peran Dewan Pengawas dapat berjalan efektif dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan.
Yayasan SOLOGRIACIA Saumlaki selama ini dikenal aktif mendorong penguatan pendidikan dan pembentukan karakter. Dengan struktur pengawasan yang diperkuat, yayasan menargetkan peningkatan kualitas akademik dan transparansi kelembagaan.
Pengukuhan Fransiskus Ongen Rangkore sebagai Dewan Pengawas menandai langkah lanjutan yayasan dalam memperkuat tata kelola pendidikan tinggi di Kepulauan Tanimbar. Yayasan menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan kelembagaan secara berkelanjutan. (KN-11)



