Ambon, Kapatanews.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Maluku menyerukan pentingnya dukungan nyata dari seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap putra-putri terbaik daerah dalam upaya mendorong pembangunan investasi di Bumi Tanah Raja-Raja
Dalam pernyataan resminya kepada media ini, Sabtu (28/3/2026) Koordinator Daerah BEM Nusantara Maluku Adam R. Rahantan menegaskan bahwa Maluku memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang luar biasa. Namun, potensi tersebut perlu ditopang dengan kepercayaan, ruang, serta dukungan konkret agar generasi daerah mampu tampil sebagai pelaku utama pembangunan, khususnya di sektor investasi.
BEM Nusantara Maluku menilai bahwa Maluku merupakan wilayah yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, mulai dari sektor kelautan, perikanan, pariwisata, hingga potensi energi. Namun, potensi tersebut tidak akan memberikan dampak signifikan tanpa diimbangi dengan peran aktif dan keterlibatan langsung putra-putri daerah dalam proses pembangunan, terutama dalam mendorong investasi yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat.
Dalam konteks tersebut, BEM Nusantara Maluku mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, investor, maupun masyarakat luas untuk memberikan kepercayaan, ruang, dan dukungan konkret kepada generasi muda Maluku agar mampu menjadi pelaku utama, bukan sekadar penonton di tanahnya sendiri.
Di tengah upaya mendorong iklim investasi yang sehat dan kondusif, BEM Nusantara Maluku juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas sosial serta membangun kepercayaan publik. Hal ini dinilai sebagai fondasi utama dalam menciptakan lingkungan investasi yang aman, transparan, dan berkelanjutan.
Selain itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Maluku secara tegas membantah berbagai tuduhan yang dialamatkan kepada Ibu Jaqueline Margareth Sahetapy (JMS), khususnya terkait isu dugaan suap yang belakangan beredar di ruang publik dan media.
Pernyataan ini disampaikan setelah BEM Nusantara Maluku melakukan pencermatan secara komprehensif terhadap duduk perkara, dokumen hukum, serta klarifikasi resmi dari pihak kuasa hukum JMS. Dari hasil penelusuran tersebut, BEM Nusantara Maluku menilai bahwa tuduhan yang beredar tidak memiliki dasar hukum yang kuat, bahkan cenderung merupakan bentuk penggiringan opini yang tidak bertanggung jawab.
Koordinator Daerah BEM Nusantara Maluku, Adam R. Rahantan, menegaskan bahwa pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Maluku untuk tetap berpikir jernih dan tidak terjebak dalam narasi yang dapat merusak reputasi putra-putri daerah. Saat ini yang lebih penting adalah bagaimana kita bersama-sama mendorong iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di Maluku,” tegasnya.
Lebih lanjut, BEM Nusantara Maluku juga menilai bahwa stabilitas sosial dan kepercayaan publik merupakan faktor utama dalam menarik investasi ke daerah. Oleh karena itu, penyebaran informasi yang tidak berdasar justru dapat menghambat kemajuan daerah.
Sebagai organisasi mahasiswa yang berkomitmen terhadap kemajuan bangsa dan daerah, BEM Nusantara Maluku menegaskan akan terus mengawal isu-isu strategis, termasuk memastikan bahwa ruang bagi generasi muda Maluku tetap terbuka luas untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah.
BEM Nusantara Maluku berharap seluruh pihak dapat bersinergi dalam menciptakan ekosistem investasi yang inklusif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat Maluku secara luas tutup Rahantan (KN-03)





