Ambon, Kapatanews.com – Dua bulan sudah pasca Musda XI Golkar Maluku (8/11/2025) , posisi Sekretaris DPD Golkar Maluku belum terisi. Informasi yang beredar di internal PG, menyebutkan bahwa,sejauh ini rapat formatur belum dilakukan
Diketahui posisi Sekretaris merupakan posisi strategis yang perlu kehati-hatian oleh Ketua terpilih, Umar Lessy dalam menempatkan figur yang tepat guna menjalankan roda organisasi 5 Tahun ke depan, ungkap Akademisi Fisip UKIM Ambon, Dr. Hobarth.W. Soselisa. S.Sos,M.Si kepada media ini .Selasa (9/12)
Hal ini sangat beralasan, pasalnya Partai Golkar ibarat mobil Mercedes -Benz (Mercy). Ada beberapa alasan butuh figur Sekretaris yang tepat untuk mendriver mobil super mewah ini:
1.Kemapanan dan sejarah yang panjang : Baik Mercedes-Benz maupun Partai Golkar memiliki sejarah yang panjang dan telah teruji oleh waktu. Mercy adalah salah satu produsen mobil tertua di dunia, sementara Golkar telah eksis dalam lanskap politik Indonesia selama bertahun-tahun melewati berbagai era pemerintahan.
2.Identitas yang kuat : Keduanya memiliki identitas merek dan identitas politik yang khas dan mudah dikenali. Logo Bintang tiga Mercy dan warna kuning Golkar adalah simbol yang mengasosiasikan citra kemapananan dan kekuasaan
3.Kestabilan dan keamanan: Mercy dikenal luas karena fokusnya pada keamanan,kenyamanan dan rekayasa teknik yang solid, sedangkan dalam konteks politik, Golkar sering memposisikan dirinya sebgai jangkar stabilitas politik Nasioanal,Partai yang matang,sportif terhadap pemerintah dan mengutamakan konsensus dari pada konfrontasi terbuka
4.Basis dukungan menengah ke atas : Mercy memiliki berbagai segmen,citra utamanya yang dikaitakan dengan kelas menengah ke atas, eksekutif dan kemewahan, demikian pula partai Golkar yang memiliki basis dukungan dan kepemimpinan secara tradisional yang banyak berasal dari kalangan birokrat,pengusaha dan elit politik yang sudah mapan.
5.Adaptasi dan transformasi : Meskipun memilki akar yang kuat, Mercy terus berinovasi dan beradaptasi dengan teknologi baru(Mobil listrik EQ-Class), Golkar pun demikian telah menunjukan kemampuan adaptasi yang signifikan untuk tetap relevan disetiap era politik Negara ini yang berubah dari era orde baru hingga era reformasi.
Dengan demikian “Mobil Mercy ” mewakili kendaraan yang kokoh,berkelas, stabil dan telah teruji zaman, telah menjadi pedoman citra bagi Golkar dalam adaptasi politiknya dari zaman ke zaman
Dikatakan oleh Soselisa, sebagai seorang Akademisi yang senantiasa konsren terhadap dinamika dan perkembangan politik di daerah ini, saya perlu memberikan masukan bagi Ketua DPD Golkar Terpilih untuk tidak salah memilih Sekretaris DPD Golkar Maluku, apalagi ketua terpilih beralamat Jakarta dan tidak berdomisili di Ambon,ujarnya
Dijelaskan lebih lanjut oleh Akademisi UKIM Ambon ini, Figur Sekretaris sekelas Partai Golkar atau Driver Mercedes -Benz (Mercy) bukan saja seorang yang cerdas dan elegan tetapi harus memiliki kemampuan lebih untuk berani berkorban secara finasial (tangan terbuka) dalam mendampingi Ketua terpilih menahkodai Beringin Maluku 5 tahun ke depan,tegas Soselisa
Bagi Soselisa, para kader partai Golkar tidak diragukan kualitasnya sebagai seorang Sekretaris tetapi apakah figur tersebut berani tidak menjadi seorang “Pesilat” yang mau berkorban secara finasial,tanya Soselisa
“Menjadi Pemimpin Partai sekelas Golkar baik itu Ketua maupun Sekretaris tidak bisa memiliki karakter Petinju alias tangan tertutup tetapi harus memiliki karakter Pesilat alias tangan terbuka dan berani berkorban secara finasial”
RR Figur Tepat Untuk Posisi Sekretaris
Sejarah pajang Golkar Maluku mestinya menjadi contoh dan Guru terbaik bagi Ketua terpilih Umar Lessy, ada yang hilang dari Golkar Maluku saat ini, dimana akar beringin tersebut sudah tidak lagi mengakar dengan kuat.
Para penebang politik saat ini memilki banyak cara untuk memutus akar beringin jika partai ini tidak solid (akarnya tidak kuat),jika ketua terpilih tidak cerdas dalam menempatkan figur Sekretaris yang tepat bisa dipastikan cepat atau lambat akar beringin ini bisa dibabat habis oleh para penebang politik yang ingin tetap melihat Golkar Maluku ini tidak berkembang,ungkap Akademisi UKIM ini
Menurutnya RR adalah Figur yang tepat sebagai seorang Sekretaris untuk mendampingi Ketua terpilih, Umar Lessy. Dirinya tidak mengecilkan figur Sekretaris yang lain, tetapi Golkar Maluku hari ini butuh ketokohan dan figur yang Elegan dan Humanis serta berani berkorban secara financial bagi Partai,akui Soselisa
“Tidak ada figur di Golkar Maluku yang punya ketokohan seperti Richard Rahakbauw (RR) yang tangannya terbuka dan berani berkorban secara financial untuk Partai. Saya belum melihat ada figur lain di Golkar selain RR yang mau berkorban secara finasial dan saya meyakini jika Sekretaris Golkar Maluku bukan RR maka saya bisa memastikan mesin Golkar Maluku tidak akan berjalan dalam konsolidasi Partai”
Soselisa berharap Ketua terpilih Umar Lessy untuk tidak salah memilih,aplagi para kandidat Sekretaris DPD Golkar Maluku yang lain telah memiliki posisi dan jabatan sebagai Ketua/PLT Ketua di tingkat DPD II
” Jika Umar Lessy selaku Ketua terpilih ingin Golkar lebih baik dan kepemimpinannya berhasil selama 5 tahun ke depan, harus lebih bijak dan arif untuk memilih Figur Sekretaris DPD Golkar Maluku dengan karakter pesilat bukan petinju, yang mau berkorban secara finansial bagi kebesaran Golkar Maluku”
Tentu publik Maluku tahu, Golkar ini, mesin partainya tidak akan jalan jika tidak ada yang mau berkorban secara finacial.Kualitas memimpin saja tidak cukup untuk partai sekelas Golkar, butuh lebih dari itu. Karakter ketua terpilih harus bisa di backup dengan tipe figur seperti RR agar Partai ini bisa lebih baik lagi,tegas Soselisa (KN-05)



