Saumlaki, Kapatanews.com – INPEX Masela, Ltd. bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar melaksanakan penanaman mangrove dan aksi bersih pantai di Desa Bomaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama program lingkungan SKK Migas dan INPEX dengan pemerintah daerah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan tersebut bertujuan menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan di kalangan masyarakat dan pelajar.
Sebanyak 1.000 bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir Pantai Bomaki. Penanaman dilakukan sebagai upaya memperkuat fungsi mangrove sebagai pelindung alami pantai dari abrasi dan gelombang laut, serta sebagai habitat biota laut yang mendukung keberlanjutan sektor perikanan.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Tanimbar Christianus Fatlolon, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Gotlief Alfred Mirpey, Sekretaris Camat Tanimbar Selatan Efraim Lambiombir, dan Kepala Desa Bomaki Virgilius Lamere.
Turut terlibat organisasi Orang Muda Katolik, siswa SD Naskat St. Fransiskus Xaverius Bomaki, SMP Negeri 5 Bomaki, perwakilan INPEX, serta masyarakat setempat. Sekitar 150 peserta tercatat mengikuti kegiatan tersebut.
Menurut keterangan Kepala Dinas Lingkungan Hidup KKT, penanaman mangrove perlu disertai pemantauan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Penanaman mangrove harus dijaga bersama agar hasilnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Manager Social Performance INPEX Masela, Ltd., Dian Fiana, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) bidang lingkungan. Program ini, menurutnya, bertujuan membangun kesadaran dan perlindungan lingkungan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Selain penanaman mangrove, peserta juga melakukan aksi bersih pantai di sepanjang pesisir Desa Bomaki. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai pengingat pentingnya menjaga kebersihan pesisir yang memiliki peran strategis bagi kehidupan masyarakat.
Kepala Perwakilan SKK Migas Papua dan Maluku, Mardianto, menyatakan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen industri hulu migas dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, sinergi antara SKK Migas, INPEX, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan energi dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi perlindungan pesisir serta mendukung keberlanjutan sumber daya alam yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat setempat. Pihak terkait menyampaikan bahwa program serupa masih dalam proses pengembangan sesuai ketentuan, dan Kapatanews.com masih menunggu informasi lanjutan dari instansi berwenang. (Nik Besitimur)



