Ambon, Kapatanews.com – Mempererat tali persaudaraan dan kasih sayang di Bulan suci Ramadan harus benar-benar dimaknai secara utuh sebagai sebuah momentum untuk menyucikan diri dan saling memaafkan antar sesama. Momentum ini sebagai ajang silaturahmi sesama anak Maluku yang juga merupakan sudara se-ideologi di dalam rumah besar yang sama yaitu Partai Golongan Karya (Golkar)
Sebagai sudara se-idologi, Mossad Kenedy Refra (MKR) tahu dan paham benar apa yang harus ia lakukan untuk memulai dan melangkah guna memperkuat segala mimpi dan harapannya itu bisa menjadi nyata
Momen silaturahmi yang dilakukan pada hari Minggu, (1/3/2026) ini terlihat jelas dalam unggahan foto yang dibagikan di grup-grup media sosial, dimana terlihat sesama anak Maluku yang ada dalam rumah Tua yang sama berbagi cerita dan pengalaman yang ingin mengembalikan kejayaan Golkar Maluku dan Golkar Maluku Tenggara
Mossad Kenedy Refra (MKR) dan Roahalim Boy Sangdji (RBS) adalah kader Partai yang memilki mimpi yang sama untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar di bumi raja-raja ini. Mereka berdua tahu untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar tidaklah mudah tetapi harus bekerja keras dan solid untuk meraih mimpi itu
Saat ditanyakan Wartawan media ini prihal Silaturahmi MKR bersama RBS, Senin (2/5/2026), MKR menjelaskan bahwa Silaturahmi di Bulan Ramadan itu baik, kita bisa saling mempererat tali persaudaraan, saling memafkan dan juga memperlancar rejeki dan berkah. Silahturahmi ini kan merupakan hal yang biasa apalagi jika dilakukan di bulan Ramadan ini pasti banyak berkah yang akan kita dapakan,ucapnya
Menurutnya sebagai sesama kader Partai kita perlu membangun diskusi dan visi yang sama dalam membangun Partai, Partai ini butuh pribadi seperti Bung RBS yang punya visi yang jelas dalam membesarkan Partai. Beliau salah satu kader Partai yang perlu kita minta pikiran untuk membawa Golkar ke depan lebih baik.
” Saya secara pribadi berterimaksih kepada Bung RBS dimana beliau bisa meluangkan waktu untuk menerima saya bersilaturahmi, beliau punya visi yang jelas untuk membangun dan mengembalikan kajayaan partai Golkar” akui MKR
Lebih lanjut, MKR menjelaksan silahturahmi dirinya ini bukan hanya sebatas dengan Bung RBS semata tetapi saya juga akan meminta waktu bersilahturahmi dengan Ketua DPD Golkar Maluku Bung Umar Lessy (Ule) . Sebagai politisi kita harus bersilaturahmi dengan siapa saja untuk berdikusi dan menyampaikan visi-misi saya dalam membangan Golkar Maluku Tenggara
“Silaturahmi ini jangan dimaknai sebagai bentuk dukungan politik tetapi lebih dari itu, bagaimana saya bisa menyampikan ide dan pikiran saya yang dituangkan dalam visi-misi untuk membesarkan Partai Golkar Malra” tegasnya
Menjadi pimpinan partai tidak mudah, kita harus punya Visi dan misi yang jelas. kita tidak bisa membangun partai dengan cara tiba saat tiba akal. Membangun Partai, kita tidak bisa mengandalkan finasial semata tetap konsep dan cara berpikir kita harus strategis dan milki arah yang jelas. Partai ini bisa besar kalau infrastrukturnya kuat.
Saya sepakat dengan pernyataan Bung Ketua DPD Golkar Maluku dan Bung RBS ketua Depidar Soksi Maluku yang mana dalam setiap kesempatan selalu mengatakan infrastruktur partai harus dibangun sampai tingkat desa dan itu akan saya lakukan jika saya terpilih sebagai Ketua Golkar Maluku Tenggara dan untuk mencapai hal tersebut kita harus solid,ucapnya
Diakhir wawancaranya MKR menegaskan kesoliditan kader partai dan infrastruktur sampai tingkat desa menjadi target utama dan harga mati dalam membesarkan Golkar Maluku Tenggara. Tanpa semua itu Golkar Malra tidak akan pernah besar dan kembali berjaya.
” Mau besar dan berjaya, akar Beringin kita harus kuat dan menjalar dimana saja, bila perlu pohon beringan kita tanamkan sebanyak-banyaknya” tegas MKR dalam menganalogikan Partai Golkar (KN-02)




