Place Your Ad
Place Your Ad
Iklan
Berita

Robertus Romrome Dukung Rencana Boikot Groundbreaking Blok Masela

×

Robertus Romrome Dukung Rencana Boikot Groundbreaking Blok Masela

Sebarkan artikel ini

Saumlaki, Kapatanews.com – Dukungan terhadap rencana aksi boikot seremoni groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela terus menguat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Tokoh Pemuda Olilit Raya, Robertus Romrome, menyatakan sikap terbuka mendukung langkah yang sebelumnya disampaikan sejumlah organisasi kepemudaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Robertus kepada wartawan pada Sabtu (14/02/2026). Menurut keterangan yang disampaikannya, dukungan itu merupakan sikap pribadi sebagai bagian dari aspirasi pemuda daerah.

Scroll Keatas
Iklan
Scroll Kebawah

Rencana aksi boikot sebelumnya digaungkan oleh Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar bersama sejumlah elemen organisasi lainnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, langkah tersebut dimaksudkan sebagai bentuk penyampaian aspirasi menjelang agenda groundbreaking Blok Masela.

Robertus menyebut, kegelisahan pemuda muncul dari sejumlah pertanyaan yang hingga kini dinilai belum mendapatkan penjelasan menyeluruh, khususnya terkait keterlibatan tenaga kerja lokal dan partisipasi ekonomi masyarakat.

“Apa yang disuarakan oleh teman-teman pemuda ini merupakan bagian dari kegelisahan kami sebagai anak muda Tanimbar. Kami merasa selama ini aspirasi dan keterlibatan putra daerah dalam proyek besar ini masih belum menemui titik terang yang memihak pada kepentingan rakyat lokal,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemuda tidak ingin hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri ketika proyek strategis nasional mulai berjalan. Menurutnya, ruang dialog dan keterbukaan informasi menjadi hal yang penting untuk menjaga kepercayaan publik.

“Oleh karena itu, saya secara pribadi tentu memberikan dukungan dan menyatakan siap bergabung dalam aksi tersebut. Ini adalah perjuangan harga diri anak muda Tanimbar agar suara kami tidak lagi dianggap angin lalu,” katanya.

Situasi ini memunculkan dinamika baru di tengah harapan besar terhadap proyek energi tersebut. Blok Masela selama ini diproyeksikan memberikan dampak ekonomi bagi daerah dan nasional, termasuk potensi penyerapan tenaga kerja.

Namun demikian, sebagian kalangan pemuda menilai perlu adanya kejelasan mekanisme pelibatan masyarakat lokal serta mitigasi dampak lingkungan. Aspirasi tersebut, menurut mereka, perlu mendapat perhatian sebelum seremoni resmi dilaksanakan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara proyek maupun pemerintah daerah di Kabupaten Kepulauan Tanimbar terkait respons atas pernyataan dukungan terhadap rencana aksi tersebut.

Perkembangan terkait rencana boikot dan pelaksanaan groundbreaking masih dalam proses pemantauan. Pihak terkait menyampaikan proses koordinasi dan komunikasi publik masih berjalan sesuai ketentuan.

Kapatanews.com masih menunggu perkembangan informasi lanjutan serta pernyataan resmi dari otoritas yang berwenang. (KN-11)

Ikuti Kami untuk Informasi menarik lainnya dari KAPATANEWS.COM Di CHANNEL TELEGRAM Dan CHANNEL WHATSAPP