Place Your Ad
Place Your Ad
Iklan
Kepulauan Tanimbar

Ledakan Granat di Atubul Dol Tewaskan Dua Warga

×

Ledakan Granat di Atubul Dol Tewaskan Dua Warga

Sebarkan artikel ini

Saumlaki, Kapatanews.com – Ledakan granat terjadi di sebuah rumah warga di Desa Atubul Dol, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Minggu malam, 15 Maret 2026 sekitar pukul 22.15 WIT. Insiden itu menewaskan dua orang dan melukai beberapa warga lainnya. Senin, (16/3/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan ledakan bermula ketika sebuah granat ditemukan di kebun oleh seorang warga bernama Leonora Batmyanik. Benda berbahaya itu diduga dibawa pulang oleh seorang anak kecil berusia dua tahun.

Scroll Keatas
Iklan
Scroll Kebawah

Dalam perjalanan menuju kampung, Leonora sempat mengingatkan agar benda yang ditemukan di kebun tidak dibawa pulang karena dikhawatirkan berbahaya. Namun setelah tiba di rumah keluarga Ngoranmele, granat itu diketahui berada di dalam bakul kebun.

Leonora kemudian mendatangi rumah keluarga tersebut untuk memastikan keberadaan benda itu. Setelah diperiksa, granat memang ditemukan berada di dalam bakul yang sebelumnya dibawa dari kebun.

Warga kemudian menyarankan agar benda itu segera dibuang. Namun anak kecil yang membawa bakul tersebut justru menyerahkan granat itu kepada kakeknya, Rafael Ngoranmele.

Rafael kemudian menerima benda tersebut dan mencoba menarik sumbu granat di dapur rumah. Upaya itu tidak berhasil karena sumbu granat terasa keras dan sulit ditarik.

Granat kemudian diberikan kepada anak pertamanya, Erwin Ngoranmele untuk mencoba menarik sumbu. Beberapa saat kemudian, granat tersebut meledak di dalam rumah.

Ledakan mengakibatkan Erwin Ngoranmele mengalami luka berat akibat serpihan ledakan. Rafael Ngoranmele juga terkena serpihan dan dinyatakan meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Selain dua korban utama, sedikitnya lima orang lainnya mengalami luka-luka akibat serpihan ledakan. Para korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Beberapa menit setelah kejadian, anggota Polres Kepulauan Tanimbar tiba di lokasi. Aparat dipimpin langsung Wilhelmus B. Minanlarat, Wakapolres Kepulauan Tanimbar untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Petugas juga melakukan pengamanan area rumah serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi saat ledakan terjadi.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab keberadaan granat di kebun masih dalam proses penelusuran aparat kepolisian. Polisi juga masih mengumpulkan informasi terkait asal-usul bahan peledak yang memicu ledakan tersebut. (KN-07)

Ikuti Kami untuk Informasi menarik lainnya dari KAPATANEWS.COM Di CHANNEL TELEGRAM Dan CHANNEL WHATSAPP