Place Your Ad
Place Your Ad
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
BeritaDuan LolatKepulauan Tanimbar

Murka Seira Blawat: Hancurkan Oknum Advokat Provokator Sebelum Laut Seira Digenangi Air Mata!

×

Murka Seira Blawat: Hancurkan Oknum Advokat Provokator Sebelum Laut Seira Digenangi Air Mata!

Sebarkan artikel ini
Foto Ilustrasi: Jeritan darah di laut seira blawat: lembaga adat, pemdes, dan pemuda didesak musnahkan oknum advokat provokator dan para pengkhianat adat sebelum Seira blawat bangkit dan membantai!

Tanimbar, Kapatanews.com – Bau bangkai keserakahan kini menyeruak menusuk hidung di sepanjang pesisir Seira Blawat. Ancaman perang suku dan pembantaian massal tinggal menghitung detik akibat ulah biadab sekelompok manusia yang tega menjual tanah, laut, dan kehormatan leluhur demi tumpukan uang haram.

Ironisnya, kejahatan budaya ini disinyalir kuat didalangi oleh seorang oknum advokat berotak licik yang menjadi biang kerok utama provokasi. Bukannya menegakkan hukum, oknum pengacara parasit ini justru mendesain narasi sejarah palsu, meracuni pikiran warga, dan mengadu domba sesama saudara demi meraup keuntungan finansial secara pribadi atas penderitaan masyarakat adat.

Sumpah darah, air mata, dan pengorbanan masa lalu yang mengakhiri tragedi Bia Belusu kini diinjak-injak tanpa belas kasihan. Meti Umum dan tradisi “makan bersama” yang menjadi rahim kehidupan lima desa Weratan, Themin, Welutu, Rumah Salut, dan Kamatubun hendak disembelih di atas meja kapitalis rakus demi mengenyangkan perut sang pengacara provokator dan kroni-kroninya.

Menanggapi kejahatan yang teramat sadis ini, seruan perang adat berkumandang keras. Lembaga Adat Seira Blawat, Pemerintah Desa, seluruh Tua-Tua Adat, serta Garda Pemuda Seira Blawat didesak untuk tidak lagi bertopang dagu! Tidak ada lagi ruang untuk kompromi, diplomasi lunak, atau kata maaf bagi para mafia adat dan oknum pengacara pembual yang telah membutakan mata demi rupiah.

Seruan Aksi Musnahkan Oknum Biadab:

Tolak dan Singkirkan Oknum Advokat Provokator: Lembaga Adat dan seluruh masyarakat lima desa harus secara tegas menolak kehadiran, intervensi, serta dokumen-dokumen rekayasa buatan oknum pengacara tersebut. Laporkan pelanggaran etikanya ke organisasi advokat dan seret ke jalur hukum atas dugaan penyebaran berita bohong serta provokasi konflik horizontal.

Pembersihan Total dari Barisan Adat: Pemdes dan Lembaga Adat Seira Blawat wajib bergerak cepat mengidentifikasi serta mencabut seluruh hak silsilah dan kelayakan mata rumah bagi oknum warga lokal yang menjual diri menjadi kaki tangan sang advokat.

Garda Depan Pemuda Merapatkan Barisan: Seluruh pemuda dari lima desa didesak bersatu membentuk benteng hidup. Patroli laut dan darat harus diperketat untuk membakar setiap dokumen klaim palsu, mengusir penyusup, dan menghancurkan setiap patok ilegal yang dipasang secara sepihak.

Jatuhkan Kutukan Hitam dan Hukum Adat Tertinggi: Leluhur Seira Blawat tidak pernah tidur. Siapa pun yang nekat melacurkan petuanan laut demi memuaskan perut sendiri harus siap menerima hukuman adat terpahit: diusir dari tanah kelahiran, dikutuk hingga tujuh keturunan, dan ditenggelamkan dalam murka hukum alam.

Seret ke Penjara atau Dicincang Murka Rakyat: Pemdes dan Lembaga Adat harus memaksa aparat penegak hukum untuk segera menangkap oknum advokat provokator dan para otak pelaku. Jika negara lambat bertindak, jangan salahkan jika kemarahan rakyat meledak dan memusnahkan sendiri para pengkhianat bangsa ini.

Laut Seira Blawat adalah warisan sakral yang dibayar dengan nyawa, bukan barang dagangan murahan yang bisa dilelang di bawah meja. Wahai para pemuda dan tetua adat, bangkit dan kepalkan tangan! Musnahkan setiap parasit yang mencoba merobek persaudaraan Lima Satu Seira, atau biarkan anak cucu kalian mati berdarah-darah menjadi budak di tanah airnya sendiri! (KN-07)

Ikuti Kami untuk Informasi menarik lainnya dari KAPATANEWS.COM Di CHANNEL TELEGRAM Dan CHANNEL WHATSAPP