Place Your Ad
Place Your Ad
Iklan
BeritaHukum & KriminalPolres Kepulauan TanimbarTNI/POLRI

Nelayan Desak Pol Air dan TNI AL Berantas Pungli Telur Ikan Terbang di Perairan Seira

×

Nelayan Desak Pol Air dan TNI AL Berantas Pungli Telur Ikan Terbang di Perairan Seira

Sebarkan artikel ini

Saumlaki, Kapatanews.com – Keprihatinan atas maraknya aktivitas pembeli liar telur ikan terbang di Perairan Seira, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mendorong desakan masyarakat agar aparat gabungan, khususnya Polisi Perairan (Pol Air) dan TNI Angkatan Laut, segera mengambil tindakan tegas.

Permintaan ini disuarakan para nelayan bale-bale pemilik izin resmi yang merasa dirugikan oleh kehadiran para pembeli ilegal. Tidak hanya soal persaingan usaha yang tidak sehat, mereka juga mengeluhkan adanya praktik pungutan liar yang terjadi di lapangan.

Scroll Keatas
Iklan
Scroll Kebawah

“Kami punya izin lengkap, tapi tetap ditarik pungutan liar oleh oknum-oknun tertentu saat beroperasi. Belum lagi pembeli liar yang seenaknya masuk laut dan memaksa beli hasil tangkapan kami di bawah harga pasar,” keluh seorang nelayan bale-bale yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Nelayan tersebut menyebut bahwa praktik kotor ini sudah berlangsung lama dan makin memburuk belakangan. Menurutnya, beberapa pihak yang mestinya menjaga laut malah tutup mata, sementara pelaku ilegal terus menekan para nelayan resmi.

“Kami minta bantuan dari TNI AL dan Pol Air. Jangan cuma tunggu laporan formal. Turun ke lapangan, lihat sendiri. Kami sudah muak dengan pungli dan ancaman dari pembeli liar,” tegasnya.

Permintaan pengawasan ketat juga disampaikan kepada Komando Distrik Militer dan Polsek Wermaktian agar melakukan patroli rutin di kawasan rawan transaksi ilegal, terutama di titik-titik strategis penangkapan telur ikan terbang.

Salah seorang Tokoh masyarakat Seira, Yosafat, dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan ekonomi di laut harus dikendalikan dan diawasi. “Kalau dibiarkan, yang terjadi adalah konflik horizontal antara nelayan, dan ini sangat berbahaya,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa pengawasan yang ketat akan membantu menjaga kelestarian sumber daya laut dan mencegah eksploitasi liar yang tak hanya merugikan nelayan lokal tetapi juga ekosistem laut secara umum.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Pol Air Polres Kepulauan Tanimbar dan Komando Lanal Saumlaki belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah konkret yang akan diambil dalam menyikapi maraknya pembeli liar di laut Seira.

Masyarakat pesisir berharap agar upaya koordinasi antar instansi dapat segera direalisasikan dalam bentuk tindakan nyata di lapangan, demi melindungi nelayan sah dan memastikan laut tetap menjadi ruang hidup yang adil dan aman. (KN-07)

Ikuti Kami untuk Informasi menarik lainnya dari KAPATANEWS.COM Di CHANNEL TELEGRAM Dan CHANNEL WHATSAPP