Place Your Ad
Place Your Ad
Iklan
BeritaKesehatan

Kasus Influenza Naik, Menkes Sebut Masih Terkendali

×

Kasus Influenza Naik, Menkes Sebut Masih Terkendali

Sebarkan artikel ini

Maluku, Kapatanews.com – Berdasarkan laporan CNN Indonesia dan detikcom, kasus influenza dilaporkan mengalami peningkatan di sejumlah rumah sakit di beberapa daerah di Indonesia. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan kenaikan tersebut masih berkaitan dengan pola musiman influenza dan hingga kini dinilai masih terkendali.

Budi menyampaikan hal tersebut setelah mengikuti rapat di DPR, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Menurut laporan detikcom, pemerintah melakukan pemantauan melalui pemeriksaan sentinel di sejumlah rumah sakit untuk mengetahui perkembangan kasus influenza.

Menkes membenarkan terdapat kenaikan kasus influenza. Namun, menurut dia, peningkatan tersebut belum menunjukkan perbedaan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Jenis influenza yang mengalami peningkatan dalam pemantauan tersebut disebut lebih banyak berasal dari influenza tipe A. Selain itu, terdapat pula Rhinovirus dalam jumlah yang lebih sedikit, berdasarkan keterangan Budi yang dikutip detikcom.

“Nah, kita sekarang belum melihat ada perbedaan yang sangat signifikan kenaikan tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Belum ada perbedaan. Jadi, selalu ada. Kita sudah lihat oh, yang naik ini banyak di influenza tipe A, sama ada Rhinovirus sedikit,” ucap Budi, dikutip dari detikcom.

Budi juga mengatakan jenis virus yang saat ini terpantau meningkat bukan merupakan strain yang dinilainya berbahaya. Pemerintah, kata dia, tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus di daerah.

“Nah, ini, ini bukan strain yang berbahaya, ya. Jadi, kita sementara mau monitor terus, kita kasih tahu daerah-daerahnya agar kalau ada kenaikan dikasih tahu ke kita kalau ada yang benar-benar parah kondisinya. Tapi sampai so far saya masih bisa lihat ini masih terkendali,” ujar Budi, dikutip dari detikcom.

Kondisi di Surabaya

Sementara itu, laporan CNN Indonesia menyebut Dinas Kesehatan Kota Surabaya mencatat adanya peningkatan kasus demam dan influenza. Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya dr Billy Daniel Messakh mengatakan kondisi tersebut masih berada dalam batas yang dinilai wajar.

Menurut Billy, peningkatan kasus terjadi dalam beberapa waktu terakhir dan berkaitan dengan perubahan cuaca serta meningkatnya aktivitas masyarakat.

“Memang dalam beberapa waktu terakhir ada sedikit peningkatan kasus demam. Kondisi ini masih tergolong wajar dan dapat terjadi seiring perubahan cuaca serta meningkatnya aktivitas masyarakat,” kata Billy, dikutip dari CNN Indonesia.

Billy mengimbau masyarakat tetap menjaga kondisi tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat. Langkah yang disebut antara lain beristirahat cukup, memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan masker saat beraktivitas, serta mengonsumsi vitamin sesuai kebutuhan.

“Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang. Cukup dengan rajin memakai masker saat beraktivitas, cukup istirahat, minum air putih, dan konsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh,” imbaunya, dikutip dari CNN Indonesia.

Terkait informasi di media sosial yang menyebut sejumlah rumah sakit di Surabaya penuh akibat pasien demam dan influenza tipe A, Billy mengatakan pelayanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas tetap berjalan normal.

Menurut dia, pasien yang menjalani rawat inap merupakan pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut berdasarkan kondisi medis, termasuk mereka yang mengalami gangguan pernapasan berat. Sementara pasien dengan demam atau influenza dalam kondisi ringan pada umumnya dapat memperoleh penanganan melalui layanan rawat jalan.

“Yang saat ini dirawat inap di rumah sakit adalah pasien dengan kondisi yang memang memerlukan penanganan lebih lanjut, seperti mengalami gangguan pernapasan berat. Sementara itu, pasien dengan demam atau influenza pada umumnya dapat ditangani melalui perawatan rawat jalan,” jelas Billy, dikutip dari CNN Indonesia.

Billy juga menyatakan rumah sakit tetap memprioritaskan pasien yang membutuhkan penanganan medis, khususnya dalam kondisi gawat darurat. Ia mengingatkan agar informasi mengenai kondisi rumah sakit tidak langsung dipercaya sebelum diketahui sumber dan kebenarannya.

Sumber: CNN Indonesia dan detikcom, 16 September 2026.

Disclaimer: Berita ini disusun berdasarkan informasi dari media yang disebutkan. Redaksi tidak mengubah substansi fakta dan tidak bertanggung jawab atas perubahan informasi setelah publikasi sumber. (KN-07)

Ikuti Kami untuk Informasi menarik lainnya dari KAPATANEWS.COM Di CHANNEL TELEGRAM Dan CHANNEL WHATSAPP