Ambon,Kapatanews.com – Sekretaris GAMKI Kota Ambon,Yansen Hehanussa mempertanyakan Anggota DPRD Maluku Edyson Sarimanella sehubungan dengan pernyataannya di salah satu media lokal (12/11) yang mempertanyakan moral dan integritas mantan pejabat Pemrov Maluku yang belum mengembalikan kendaraan dinas
Menurutnya pernyataan Sarimanella terlalu tendensius dengan mempertanyakan moral dan integritas para mantan pejabat hanya karena belum mengembalikan mobil dinas. Dikatakan oleh Hehanussa persoalan belum dikembalikannya mobil dinas oleh para mantan pejabat tersebut merupakan tanggungjawab pemerintah provinsi Maluku dan itu hanya persoalan waktu
“Biarkan itu menjadi domain pemrov dan jika Sarimanella dalam kapasitasnya sebagai anggota DPRD sekaligus Wakil Ketua Komisi I ingin memberi masukan dan atau mengkritis para mantan pejabat tersebut silakan saja tetapi jangan melebar dengan mempertanyakan moral dan integritas mereka”
Persoalan pengembalian mobil dinas hanya persoalan waktu,cepat atau lambat pasti dikembalikan karena kendaraan tersebut milik negara.ujarnya
Dalam pernyataanya kepada Kapatanews.com, Selasa (18/11), Sekretaris GAMKI Kota Ambon ini menjelaskan bahwa sebagai anggota DPRD , Sarimanella harus lebih santun dalam memberi penyataan pers ke ruang publik, apalagi itu berkaitan dengan moral dan intgritas seseorang
“Sebagai Sekertaris GAMKI Kota Ambon dan masyarakat ,saya juga mempertanyakan moralitas dan integritas Edyson Sarimanella sebagai anggota DPRD Maluku yang merupakan pejabat publik. Sejauh yang saya ikuti melalui pemberitaan media ini Sarimanella bukan merupakan pejabat publik yang moral dan integritasnya terjaga dengan baik” tegasnya
Lebh jauh Hehanusa mengutip apa yang diberitakan Kapatanews sejuah ini terhadap Sarimanella sebagai Anggota DPRD,semuanya mengenai moral dan integritas dia dan reputasinya dipertanyakan :
1. Dugaan perselingkuhan dengan WIL berinisial IL selama bertahun-tahun
2. Dugaan Perselingkuhan dengan seorang wanita berinisial AP yang terakhir kali ke Ambon dan nginap di kamar 601 hotel Zest Selama 5 hari di aawal Agutus 2025
3. Diduga tidak melaksanakan reses di awal masa sidang ke 3 di awal september 2025 dan diketahui berada di jakarta selama 2 minggu ketika masa reses sedang berjalan
4.Berminggu-minggu di Jakarta setiap bulan setelah selesai melaksanakan tugas DPRD
5. Diduga miliki simpanan di Jakarta dan dikettahui sedang berdua di salah satu cafe di kawasan Tebet Jaksel pada tanggal 6 November 2025
Jika melihat apa yang disampaikan media ini terkait moral dan integritas Edyson Sarimanella dalam jabatannya saat ini, maka saya katakan Sarimanella tidak pantas mempertanyakan moral dan integritas para mantan pejabat publik yang belum mengembalikan mobil dinas tersebut,ungkap Hehanussa
Ia berharap Wakil Ketua Komisi I DPRD Maluku ini untuk mengoreksi diri sebelum mengoreksi orang lain, agar tidak terkesan tendensius sebagai pejabat publik.
Hehanussa juga menjelaskan sebagaimana Sarimanella meminta Pemrov Maluku agar bertindak tegas terhadap para mantan pejabat yang belum mengembalikan mobil dinas, maka saya juga meminta Ketua DPRD Malaku melalui Badan Kehormatan (BK) DPRD untuk bertindak tegas terhadap Ketua Fraksi Nurani Pembangunan ini atas sikap dan prilakuknya yang merusak marwah dan kehormatan DPRD.
Ini menyangkut moral dan integritas anggota DPRD yang berdampak kepada kehormatan lembaga. Hehanusa meminta pimpinan DPRD Melalui BK untuk tidak melindungi Sarimanella,karena mereka sendiri juga tahu Sarimanella sering berada di Jakarta berminggu-minggu, tidak melakukan reses di masa sidang ke 3 dan dugaan perselingkuhan,bebernya (KN-02)




