Place Your Ad
Place Your Ad
Iklan
Berita

Dari Diskusi Menuju Aksi Nyata : Menakar Visi-Misi Tiga Kandidat Ketua GMKI Cabang Ambon

×

Dari Diskusi Menuju Aksi Nyata : Menakar Visi-Misi Tiga Kandidat Ketua GMKI Cabang Ambon

Sebarkan artikel ini
Foto : Atas : Reno.L.Z Patty- Kiri bawah : Vinsensius Talubun,S.I.Kom - Kanan bawah : Wikal. E Solissa

Ambon,Kapatanews.com – Momentum Konferensi Cabang (Konpercab) GMKI Ambon ke-XXXV tahun 2026 kian memanas. Tiga kader terbaik, Renno L.Z. Patty (Komisariat Fisp Unpatti) , Wikal E. Solissa (Komisariat Ekonomi UKIM), dan Vinsensius Talubun, S.I.Kom (Komisariat Fisip UKIM), resmi muncul sebagai bakal calon Ketua Cabang yang akan menahkodai organisasi mahasiswa kristen tertua dan terbesar di Maluku ini.

Menanggapi kemunculan ketiga figur tersebut, Yoyo Koritelu, SE, Senior GMKI Ambon asal Komisariat Politeknik Negeri Ambon ini memberikan catatan kritis sekaligus apresiatif melalui media ini, Selasa (13/1/2026)

Scroll Keatas
Iklan
Scroll Kebawah

Menurutnya, siapa pun yang terpilih harus mampu menerjemahkan tema: “Bangkitlah, Baharui Hidupmu dan Beritakan Injil: Dari Diskusi Menuju Aksi Nyata untuk Maluku.”

 

Tiga Poros Pemikiran Untuk Ambon:

Dalam ulasannya, Yoyo Koritelu membedah fokus perjuangan yang dibawa oleh masing-masing kandidat:

1. Renno L.Z. Patty: Semangat “Responsif, Leadership, dan Progresif” Penguatan Akar Rumput dan Spiritualitas

Kandidat pertama, Renno L.Z. Patty, muncul dengan tagline yang menekankan pada manajerial organisasi yang kuat. Bagi Renno, GMKI Ambon harus bergerak lebih cepat dalam merespons isu-isu kerakyatan.

Artinya Reno ingin agar Membangun kepemimpinan yang adaptif dan tangkas (Responsif) dalam menghadapi dinamika sosial di Maluku serta menitikberatkan pada pengembangan kapasitas kepemimpinan (Leadership) kader yang tidak hanya kuat secara teori, tetapi berani mengambil langkah-langkah inovatif (Progresif) untuk memajukan organisasi di tengah persaingan global.

Renno dinilai membawa visi yang kuat pada aspek internal organisasi. Fokusnya adalah re-vitalisasi spiritualitas kader di tingkat komisariat. Bagi Yoyo, ini adalah langkah awal “Membaharui Hidup” sebelum terjun ke masyarakat. Renno menekankan bahwa tanpa pondasi iman yang kokoh, aksi nyata hanya akan menjadi rutinitas tanpa makna.

2. Wikal E. Solissa: Narasi “Rekomendasi Pikir” Inovasi Digital dan Diplomasi Intelektual

Di posisi kedua, Wikal E. Solissa hadir dengan pendekatan intelektual yang mendalam. Tagline “Rekomendasi Pikir” menjadi landasan perjuangannya untuk mengembalikan GMKI sebagai laboratorium pemikiran di Maluku atau dengan kata lain, Wikal hadir dengan keseriusan untuk memperkuat basis data dan kajian intelektual sebagai pondasi setiap pergerakan organisasi.

Wikal juga menginginkan setiap aksi nyata yang dilakukan GMKI lahir dari hasil “Rekomendasi Pikir” yang matang. Ia mendorong kader untuk tidak hanya berdemonstrasi, tetapi mampu memberikan naskah akademik dan solusi kebijakan bagi pemerintah daerah, terutama terkait isu agraria dan maritim.

Wikal hadir dengan membawa semangat “Bangkit” melalui penguatan literasi digital. Yoyo melihat Wikal sebagai sosok yang ingin membawa GMKI Ambon keluar dari sekat-sekat diskusi konvensional menuju diplomasi antar-iman yang lebih modern dan luas di Maluku.

3. Vinsensius Talubun, S.I.Kom: Manifestasi “Aksi Nyata untuk Maluku” Keadilan Sosial dan Advokasi Maritim  Sebagai sosok yang berlatar belakang Ilmu Komunikasi, Vinsen, sangat menekankan pada implementasi tema sentral Konpercab kali ini.

Ia memposisikan diri sebagai jembatan antara gagasan dan eksekusi lapangan. Dengan semangat menjadikan GMKI sebagai kekuatan moral yang membumi dan terlibat langsung dalam pergumulan masyarakat sekaligus dapat mengubah budaya diskusi di sekretariat menjadi gerakan sosial di masyarakat.

Vinsen berkomitmen membawa GMKI aktif dalam isu krisis ekologis, keadilan gender, dan diplomasi antar-iman melalui aksi nyata yang komunikatif dan berdampak luas bagi Maluku.

Dirinya menilai Vinsen memiliki ketajaman dalam melihat ketimpangan sosial dan ingin menjadikan GMKI sebagai garda terdepan dalam advokasi kebijakan publik.

 

Bekerja Dngan Hati, Ilmu, Dan Solidaritas

Yoyo Koritelu, yang kini mengabdi sebagai Kabid Prasarana Dishub Kepulauan Tanimbar, menegaskan bahwa tantangan GMKI ke depan bukan lagi soal siapa yang paling jago berdebat, melainkan siapa yang paling siap bekerja.

“Tema Konpercab kali ini adalah sebuah mandat. Kita sudah terlalu lama berdiskusi di sekretariat. Kini saatnya kader GMKI Ambon turun ke pelabuhan, ke pasar, dan ke pesisir untuk memberitakan Injil melalui aksi nyata melawan ketidakadilan,” tegas Yoyo.

Ia berharap ketiga kandidat tetap menjaga soliditas. “Renno, Wikal, dan Vinsen adalah aset. Siapa pun yang terpilih, integritas harus menjadi harga mati.

GMKI Ambon harus menjadi kekuatan moral yang mampu bersinergi dengan pemerintah namun tetap kritis terhadap kebijakan yang tidak memihak rakyat.”

 

Harapan untuk Konpercab

Menanggapi profil ke tiga calon,tersebut Yoyo, memberikan apresiasi. Menurutnya, keragaman visi ini adalah kekayaan bagi cabang Ambon.

“Ketiga adik kita—Renno, Wikal, dan Vinsensius—membawa warna yang saling melengkapi. Ada yang kuat di manajerial, ada yang kuat di pemikiran, dan ada yang kuat di aksi. Siapa pun yang terpilih nanti harus mampu menyinergikan ketiga hal ini untuk menjawab tema kita: Berita Injil haruslah berupa aksi nyata bagi keadilan di Maluku,” ujar Yoyo.

Konpercab XXXV diharapkan tidak hanya melahirkan pemenang secara elektoral, tetapi juga konsensus besar bagi kemajuan intelektual mahasiswa Kristen di Maluku dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ia menutup ulasannya dengan mengajak seluruh kader dari berbagai komisariat—baik Unpatti, UKIM, Poltek, maupun sekolah tinggi lainnya untuk menjadikan forum Konpercab sebagai arena gagasan, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

“Mari kita tunjukkan bahwa mahasiswa Kristen di Ambon adalah mahasiswa yang bekerja dengan hati, ilmu, dan solidaritas. Selamat berkompetisi untuk adik-adikku kandidat, jadilah berkat bagi Maluku,” tutupnya. (Redaksi)

Ikuti Kami untuk Informasi menarik lainnya dari KAPATANEWS.COM Di CHANNEL TELEGRAM Dan CHANNEL WHATSAPP