Place Your Ad
Place Your Ad
Iklan

Iklan
Berita

KNPI Tanimbar Desak Bupati Responsif Kawal Blok Masela

×

KNPI Tanimbar Desak Bupati Responsif Kawal Blok Masela

Sebarkan artikel ini
Iklan

Saumlaki, Kapatanews.com – Rapat koordinasi percepatan proyek Blok Masela di Ambon kembali menyoroti peran kepemimpinan daerah dalam mengawal proyek strategis nasional tersebut, yang berlangsung dalam agenda koordinasi lintas pihak pada pekan ini. Kamis, (2/04/2026).

Dalam forum tersebut, dinamika sosial yang muncul di tengah proses pembangunan menjadi perhatian, termasuk aksi demonstrasi masyarakat yang terjadi di sejumlah titik. Situasi ini dinilai berkaitan dengan persoalan lahan, kompensasi, serta kekhawatiran terhadap dampak proyek.

Scroll Keatas
Iklan
Scroll Kebawah

Ketua KNPI Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Alex Belay, menyatakan bahwa aksi demonstrasi merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang harus direspons secara serius oleh pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa pendekatan represif tidak akan menyelesaikan persoalan yang berkembang di lapangan.

“Demonstrasi itu bagian dari suara rakyat. Ini bukan untuk dilawan, tetapi harus dikelola dengan pendekatan dialog dan penyelesaian yang adil,” kata Belay.

Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul dalam tahapan pembangunan perlu ditangani secara terbuka agar tidak memicu konflik berkepanjangan. Ia menyebut transparansi menjadi kunci untuk menjaga stabilitas sosial di tengah proyek berskala besar tersebut.

“Persoalan lahan, kompensasi, dan dampak sosial harus diselesaikan secara transparan. Kalau tidak, ini bisa berkembang menjadi konflik yang lebih luas,” ujarnya.

Alex juga menekankan bahwa proyek Blok Masela merupakan peluang pembangunan yang harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat lokal. Ia mengingatkan agar keterlibatan masyarakat menjadi bagian dari kebijakan yang diambil pemerintah daerah.

“Ini momentum besar. Pemerintah daerah harus memastikan masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut terlibat dan merasakan manfaatnya,” ungkap dia.

Ia menilai kondisi saat ini membutuhkan kepemimpinan daerah yang responsif terhadap persoalan di lapangan serta mampu merumuskan langkah penyelesaian secara konkret. Menurutnya, komunikasi dan dialog harus dibuka secara luas untuk meredam ketegangan sosial.

“Harus ada langkah konkret, membuka ruang dialog, menyelesaikan masalah secara adil, dan membangun kepercayaan masyarakat,” katanya.

KNPI Kabupaten Kepulauan Tanimbar berharap pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan memperkuat koordinasi guna menjaga kelancaran proyek. Hingga saat ini, percepatan Blok Masela masih berjalan dengan berbagai tantangan sosial yang terus menjadi perhatian dalam proses pembangunan. (KN-13)

Ikuti Kami untuk Informasi menarik lainnya dari KAPATANEWS.COM Di CHANNEL TELEGRAM Dan CHANNEL WHATSAPP