Place Your Ad
Place Your Ad
Iklan
BeritaPendidikan

Fransina Latumahina : Sekretaris DPD GAMKI Maluku Raih Guru Besar di Bidang Perlindungan dan Kesehatan Hutan Unpatti

×

Fransina Latumahina : Sekretaris DPD GAMKI Maluku Raih Guru Besar di Bidang Perlindungan dan Kesehatan Hutan Unpatti

Sebarkan artikel ini
Foto : Prof. Dr. Ir. Fransina Latumahina,S. Hut..M.P.

Ambon,Kapatanews.com – Kabar membanggakan datang dari dunia akademik dan organisasi kepemudaan di Maluku. Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Maluku Prof. Dr. Ir. Fransina Latumahina,S. Hut..M.P. IPU ASEAN ENG resmi meraih jabatan akademik tertinggi sebagai Guru Besar di bidang Perlindungan dan Kesehatan Hutan.

Latumahina yang adalah staf dosen pada jurusan kehutanan bersama empat orang guru besar lainnya dikukuhkan oleh rektor Universitas Pattimura Ambon, pada 29 Desember 2025 di Audotorium Unpatti Ambon.

Scroll Keatas
Iklan
Scroll Kebawah

Pencapaian Latumahina merupakan hasil dari dedikasi panjang dalam pengembangan ilmu kehutanan, khususnya pada kajian kesehatan ekosistem hutan, perlindungan sumber daya hutan, serta pengelolaan hutan berkelanjutan di wilayah kepulauan dan pulau-pulau kecil, termasuk di Maluku. Karya ilmiah, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang konsisten menjadi landasan utama diraihnya gelar profesor tersebut.

Ketua DPD GAMKI Maluku, Dr. Samuel P. Ritiauw,S. Pd. M. Pd , kepada media ini, Senin,(29/12) menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Maluku untuk terus mengembangkan kapasitas intelektual dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Ini adalah bukti bahwa kader GAMKI mampu berkiprah di tingkat nasional bahkan internasional, sekaligus memberikan sumbangsih keilmuan yang relevan dengan tantangan lingkungan dan perubahan iklim di Maluku,” ujarnya.

Sebagai akademisi, Guru Besar di bidang Perlindungan dan Kesehatan Hutan ini dikenal aktif mendorong integrasi antara ilmu pengetahuan, kebijakan publik, dan kearifan lokal dalam pengelolaan hutan.

Fokus penelitiannya pada hutan rakyat, mangrove, serta ekosistem hutan di pulau kecil dinilai strategis dalam mendukung ketahanan pangan, mitigasi perubahan iklim, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Di sisi lain, perannya sebagai Sekretaris DPD GAMKI Maluku menunjukkan komitmen kuat dalam menghubungkan dunia akademik dengan gerakan sosial dan kepemudaan. Melalui GAMKI, berbagai gagasan tentang keadilan ekologis, pembangunan berkelanjutan, dan tanggung jawab generasi muda terhadap lingkungan terus disuarakan.

Dengan diraihnya jabatan Guru Besar ini, diharapkan kontribusi keilmuan dan kepemimpinan yang bersangkutan semakin memperkuat upaya perlindungan dan kesehatan hutan di Maluku, sekaligus menjadi teladan bahwa iman, ilmu, dan pengabdian dapat berjalan seiring untuk masa depan daerah dan bangsa

 

DARI PENGASUH KE PROFESOR

Dedikasi panjang dalam pelayanan gerejawi akhirnya berbuah manis bagi Prof. Dr. Ir. Fransina Latumahina, S. Hut.M.P IPU. ASEAN ENG. Seorang Pengasuh Sekolah Minggu Gereja Protestan Maluku (GPM) di Sektor Betlehem Jemaat Passo Anugerah Klasis Pulau Ambon TIMur yang telah setia melayani dan mengajar anak-anak Sekolah Minggu selama 28 tahun, resmi meraih jabatan akademik tertinggi sebagai Guru Besar di bidang Perlindungan dan Kesehatan Hutan pada Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon yang dikukuhkan pagi hari ini oleh Rektor Unpatti Ambon.

Selama lebih dari dua setengah dekade, Latumahina dikenal konsisten membina iman dan karakter anak-anak melalui pelayanan Sekolah Minggu GPM.

Ketekunan, kesabaran, serta keteladanan dalam mengajarkan nilai kasih, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama menjadi bagian tak terpisahkan dari pelayanan tersebut. Latumahina telah melayani sejak 16 April 1996 setelah diteguhkan sebagai warga sidi gereja di Jemaat Passo kala itu.

Di sisi lain, kiprah Latumahina di dunia akademik khususnya pada Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian menunjukkan prestasi yang tidak kalah gemilang.

Melalui riset dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan, ia menekuni bidang perlindungan dan kesehatan hutan, dengan fokus pada ekosistem hutan di wilayah kepulauan, hutan rakyat, serta hutan mangrove di Maluku.

Keilmuannya dinilai sangat relevan dalam menjawab tantangan kerusakan lingkungan, perubahan iklim, dan ketahanan pangan saat ini. Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr.F. Lewakabessy,S. Pd. M.Pd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian kelima orang guru besar dihari ini dan menegaskan bahwa kehadiran Guru Besar ini memperkuat posisi Unpatti sebagai pusat pengembangan ilmu kehutanan di kawasan timur Indonesia.

“Ini adalah contoh nyata akademisi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat dalam nilai dan pengabdian,” ujarnya.

Pencapaian Latumahina menjadi teladan bagi warga gereja bahwa kesetiaan dalam pelayanan, sekecil apa pun, memiliki makna besar dan dapat berjalan seiring dengan pencapaian keberhasilan tertinggi.

Dengan diraihnya jabatan Guru Besar ini, diharapkan kontribusi keilmuan di bidang perlindungan dan kesehatan hutan semakin berdampak luas, sekaligus menginspirasi anak-anak Sekolah Minggu, generasi muda gereja, dan masyarakat Maluku untuk mencintai alam sebagai bagian dari tanggung jawab iman dalam kehidupan serta setia pada perkara – perkara kecil untuk mendapat perkara – perkara besar dari Tuhan. (KN-03)

Ikuti Kami untuk Informasi menarik lainnya dari KAPATANEWS.COM Di CHANNEL TELEGRAM Dan CHANNEL WHATSAPP