Ambon,Kapatanews.com – Ditegah eforia pembanguan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang merupakan era baru industri migas di Maluku, kini berbagai kegelisahan mulai bermunculan jelang rencana peletakan batu pertama ( Groundbreaking) Proyek Strategis Nasional (PSN) “Blok Masela” oleh Inpex Masela Lcd.
Kegelisahan sosial yang dirasakan komponen pemuda ini cukup beralasan dengan sejuta pertanyaan : bagaimana keterlibatan masyarakat setempat dan bagaimana dampak lingkungan yang akan muncul serta isu tenaga kerja bagi masyarakat KKT.
Fenomena sosial ini turut menyita perhatian Komite Nasioal Pemuda Indonesia(KNPI) KKT. Melalui Ketuanya, Lukas Samangun dalam rilisnya kepada media ini, Sabtu (14/2/2026) mengingatkan pihak INPEX untuk tetap melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah, komponen masyarakat dan kepemudaan yang ada pada Kabupaten Kepulauan Tanimbar agar dapat mencegah segalah dampak yang akan timbul dikemudian hari,ujar Samnagun
KNPI secara terbuka mengajak masyarakat untuk mendukung progres pembangunan blok Masela dengan harapan bahwa proyek tersebut akan menjadi simbol kebangkitan ekonomi Indonesia Timur, Kususnya Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Kami menaruh harapan besar agar proyek ini berjalan sesuai jadwal dan memberi manfaat maksimal bagi bangsa dan daerah Hal ini sejalan dengan salah satu Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yaitu swasembada energi. Proyek ini harus menjadi bagian dari strategi besar bangsa untuk berdiri di atas kaki sendiri,ungkapnya
Apresiasi kami berikan kepada setiap komponen pemuda maupun masyarakat terhadap kegelisahan yang dirasakan saat ini tetapi kegelisahan itu jangan sampai mengarah kepada tindakan atau aksi yang bisa merugikan masayrakat KKT sendiri. Kami yakin dan percaya masyarakat Tanimbar akan tetap menjaga serta mengawal setiap proses dan progres yang dikerjakan oleh pihak INPEX.
” Komitmen KNPI tetap mengawal Inpex selagi berpihak kepada kepentingan Masyarakat dan tidak merusak lingkungan serta menjaga tatanan adat budaya orang Tanimbar” tegas Samnagun
Ia juga mengingatkan bahwa pengerjaan Blok Masela kini telah memasuki tahap konstruksi dan ditargetkan mulai berproduksi pada tahun 2029, olehnya itu dirinya menghimbau agar pemerintah dan masyarakat untuk mempersiapkan SDM agar mampu bersaing dengan tenaga kerja lainnya (KN-05)



