Masohi,Kapatanews.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah mendapat kehormatan untuk berbagi praktik baik pada sesi Rembuk Daerah dalam Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Yogyakarta, 1–2 Juli 2026.
Keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dan mutu pendidikan yang lebih inklusif, responsif, dan berpihak pada peserta didik Melalui forum ini, peserta memperoleh penguatan kebijakan, asesmen fungsional, tata kelola layanan, praktik baik dari berbagai daerah, hingga penyusunan rencana tindak lanjut yang akan diimplementasikan di daerah.
Mengusung tema “𝐌𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐊𝐨𝐥𝐚𝐛𝐨𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐏𝐞𝐫𝐛𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐌𝐮𝐭𝐮 𝐏𝐞𝐧𝐝𝐢𝐝𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐄𝐤𝐨𝐬𝐢𝐬𝐭𝐞𝐦 𝐏𝐞𝐧𝐝𝐢𝐝𝐢𝐤𝐚𝐧”, kami berbagi pengalaman bagaimana kolaborasi menjadi kunci dalam menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkeadilan di wilayah kepulauan dan pegunungan Maluku Tengah.

Berbagai tantangan geografis tidak menjadi penghalang untuk terus berinovasi. Bersama pemerintah pusat, BPMP, Balai Guru, perguruan tinggi, organisasi masyarakat organisasi penyandang disabilitas, organisasi perempuan, serta mitra pembangunan seperti INOVASI FASE 3, SULINAMA, dan SEAMEO SEAMOLEC, kami terus memperkuat kapasitas guru dan kepala sekolah, mengembangkan komunitas belajar, memanfaatkan teknologi, serta memperluas layanan pendidikan inklusif.
“Kami percaya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi dari perubahan nyata yang dirasakan guru di ruang kelas dan anak-anak yang memperoleh layanan pendidikan yang lebih baik”
Pencapaian dan apresiasi di tingkat nasional ini tentu tidak diraih secara instan. Keberhasilan ini merupakan buah dari visi, misi, dan komitmen kuat Bapak Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maluku Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menghadirkan pelayanan publik yang inovatif, inklusif, dan merata hingga menjangkau seluruh pelosok daerah.
Terima kasih kepada seluruh mitra yang telah berjalan bersama. Semoga semangat kolaborasi dan gotong royong terus menguat demi mewujudkan pendidikan untuk semua anak Indonesia yang semakin bermutu untuk semua (*)



