Ambon,Kapatanews. com – Dari timur Indonesia Matahari kembali memancarkan cahaya, setelah sekian puluhan tahun Proyek raksasa blok abadi Masela kembali digerakan dan menujukan pergerakan untuk segera direalisasikan dalam waktu dekat. Pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian ESDM “ngegas” guna memastikan proyek super raksasa dengan nilai investasi super jumbo ini segera diluncurkan
Blok Masela sebagai proyek abadi LNG terbesar di Indonesia saat ini dengan nilai investasi yang diperkirakan kurang lebih sebesar 20,9 Miliar Dolar, merupakan proyek strategis nasional yang memilki peran vital dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo tentang swasembada energi nasional serta pemerataan pembangunan di wilayah timur Indonesia
Ketegasan dan keseriusan Pempus tersebut tergambar dengan diadakannya pertemuan antar perwakilan Kementrian ESDM, SKK Migas, INPEX Corporation Ltd dengan pemerintah Provinsi Maluku berserta Forkopinda, Bupati KKT dan Bupati MBD, Selasa (31/3/2026). Pertemuan penting yang dilaksanakan di lantai Enam Kantor Gubernur tersebut berlangsung secara tertutup yang di awali dengan pengantar oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Gubernur Maluku,Abdulah Vanath, Sekda Provinsi Maluku Sadali Lie , Forkompinda Provinsi Maluku, para pejabat Kementrian ESDM Edisantia, Umar Lessy dan Michael Wattimena selaku tenaga Ahli Mentri ESDM Bahlil Lahadalia, Perwakilan SKK Migas Eka Bayu Setia dan Derek Loupaty, Perwakilan Inpex, Bupati KKT Ricky Jauwerissa serta Bupati MBD Benjamin Thomas Noacch
Dalam pengantarnya Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa pertemuan hari ini merupakan pertemuan penting dan mendasar karena membahas salah satu proyek strategis Nasional yang berada pada wilayah provinsi Maluku yaitu pembangunan kilang gas alam atau blok abadi Masela. Ia juga menyampaikan bahwa proyek ini bukan hanya menjadi kepentingan nasional dalam rangka menjaga ketahanan energi tetapi juga harapan besar masyarakat Maluku untuk percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteran masyarakat.
Dikatakan oleh Gubernur, Pemerintah Provinsi Maluku menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap upaya percepatan pembangunan wilayah Blok Masela. Langkah kongkritnya telah ditetapkan melalui kepuutusan Gubernur nomor 519 tahun 2026 tentang pembentukan tim terpadu dan sekretariat pelaksana penanganan dampak sosial kemasyarakatan dalam rangka penyedian tanah untuk pembangunan kilang gas alam beserta fasiltas pendukung proyek strategis nasional dan pengembangan lapangan abadi wilayah kerja Masela di kabupaten kepulauan Tanimbar. Diketahui Tim terpadu ini langung diketuai oleh Sekda Maluku Sadali Lie, ucap Gubernur saat menyampaikan pengantarnya.

Dalam pernyataanya tersebut Gubernur menyaampaikan 4 hal penting untuk dijadikan catatan antara lain:
Pertama : Pemerintah Provinsi Maluku berharap SKK Migas bersama INPEX Masela Ltd dapat menyusun dan memastikan implementasi keterlibatan daerah dalam pengembangan wilayah Masela yang bersifat terukur, mengikat dan berbasis waktu yang mencakup porsi tenaga kerja lokal,keterlibatan pengusaha daerah,kontribusi fiskal serta program-program masyarakat yang secara berkala di laporkan dan dievaluasi bersama pemerintah daerah
Kedua : Pemerintah Provinsi Maluku meminta Kementrian ESDM untuk memastikan adanya tindakan avermatif bagi daerah penghasil dalam pengembangan wilayah kerja Masela melalui penguatan regulasi yang menjamin pendekatan porsi manfaat percepatan pembangunan infrastruktur pendukung di wilayah terdampak serta menetapkan mekanisme kordinasi yang butuh oprasional yang berpihak kepada pemerintah daerah
Ketiga : Tim terpadu yang diketuai oleh sekda dituntut untuk bergerak cepat untuk melakukan tugas-tugas tim, kordinasi efektif antar semua unsur dalam tim, meningkatkan progres kerja,mampu mengatasi setiap kendala dan tantangan xerta semua unsur di dalam tim agar mampu berkordinasi dengan baik dan secepatnya menujukan aksi dilapangan, akurat dalm mengambil keputusan yang valid dengan tetap memperhtikan peraturan perundang-undangan yang berlaku
Keempat : Pelepasan kawasan hutan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah melalui keputusan Kementrian kehutanan Nomor 6 Tahun 2026 tertanggal 7 Januari akan menjadi dasar bagi tim terpadu dalam bekerja. Gubernur juga meminta tim terpadu agar sungguh-sungguh mempelajari aturan dan berbagai regulasi yang mengatur tentang penyedian tanah bagi pembangunan kilang alam blok Masela sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. Ia juga berharap tim terpadu untuk tetap menjaga kesimbangan demi kepentingan Negara, Koorporasi dan kepentingan masyarakat disisi yang lain.

Dirinya menegaskan Proyek strategis nasional ini sangat penting untuk direalisasikan tetapi kemudian masyarakat juga jangan diabaikan,akui Gubernur. Ia juga meminta Tim terpadu ,SKK Migas dan INPEX untuk mencari dasar-dasar hukum yang memungkinkan agar hak -hak masyarakat tidak terabaikan.
Gubernur juga menegaskan SKK Migas sebagai lembaga yang dibentuk oleh pemerintah untuk tetap menjaga akuntabilitas, Ia juga mengatakan jika semua proses berjalan dengan baik maka dirinya memastikan semua progres pengembangan blok masela akan berjalan sesuai dengan rencana di tahun 2029. Oleh nya itu sejalan dengan visi pembangunan Maluku yaitu transformasi demi Maluku yang maju,adil dan sejahtera maka pengembangan wilayah blok masela harus menjadi salah satu lokomotif utama yang mendorong transformasi ekonomi rakyat,tegas HL
Sementara itu Tenaga Ahli Mentri ESDM,Bung Michael Wattimena di sela-sela berakhirnya pertemuan tersebut,kepada media ini meminta doa dan dukungan penuh dari masyarakat Maluku agar proses peletakan batu pertama ( Groundbreaking) diharapkan bisa dilakukan secepatnya pada akhir April atau awal Mei mendatang. Ia juga berharap masyarakat Maluku juga tetap mendoakan Pak Mentri ESDM , Bahlil Lahadalia agar selalu sehat dan diberikan umur panjang untuk selalu ada dan mau berjuang untuk Maluku yang maju dan sejahtera,ungkap BMW.
“Perhatian Pak Mentri ESDM kepada Maluku sungguh sangat luar biasa, beliau adalah Mutiara dari Timur yang harus kita doakan selalu.BMW juga berharap dengan adanya pembangunan Blok Masela di Maluku ini, kehidupan dan kesejahteran masyrakat akan lebih baik ke depan” (KN-03)





