Ambon,Kapatanews.com – Prilaku para pejabat Pemerintah Kota Ambon, kini menuai soroton publik, pasalnya anak buah Walikota Ambon Bodewin Wattimena, ditemukan sering mengunjungi salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) dengan menghabiskan puluhan juta rupiah perbulan.
Sebagai seorang pejabat dalam lingkup Pemerintah Kota Ambon, mestinya para pejabat ini menunjukan prilaku yang baik serta mendukung kebijakan Walikota dalam melaksanakan kebijakan Pemerintah dalam hal “efisiensiAnggaran”
Prilaku para anak buah Bodewin Wattimena ini,dinilai telah mencoreng wajah walikota Ambon dan profesi mereka sebagai ASN, ungkap beberapa karyawan THM tersebut yang meminta namanya di rahasiakan
“Disaat pemerintah pusat memangkas anggaran ke daerah, rakyat diminta memahami dan menuruti kebijakan pemerintah tetapi sebaliknya para pejabat dalam lingkup Pemerintah Kota Ambon menikmati dunia gemerlapan dengan berfoya-foya dan menghamburkan puluhan juta rupiah di tempat Karoke”
Penelusuran media ini di lapangan dari berbagai sumber, ditemukan sebanyak Tiga Kepala Dinas (Kadis) dan satu Kepala Bagian (Kabag) sering menungjungi “Karoke” tersebut 2-3 kali setiap minggu , dengan menghabiskan biaya Rp 4.000.000 – 20.000.000 permalam.
“Jika di totalkan rata-rata 2x tiap minggu, maka dalam sebulan kehadiran para pejabat pemkot sebanyak 8x. Nominal biaya yang sangat besar ini jika dibulatkan rata-rata Rp 6 juta permalam dikalikan 2 =12 juta dikalikan 8 dalam sebulan, maka mereka meenghabiskan biaya di tempat karoke sebesar Rp 96.juta perbulan. Dari mana uang sebesar itu diperoleh” tanya sumber
Lebih jauh sumber menjelaskan para pejabat tersebut sering kali mentraktir para anggota DPRD Kota Ambon untuk mengamankan kepentingan mereka di hadapan Walikota Ambon,Bodewin Wattimena
Tiba Di Ambon Para Pejabat langsung Ke THM
Sekembalinya para pejabat di Ambon, setelah menemani Walikota dalam kegiatan APEKSI dI Kota Medan, Kamis (9/7/2026) mereka langsung mengunjungi tempat hiburan malam ini selama 2 jam lebih.
Tak lama setelah para pejabat itu tiba, disusul kemudian oleh seorang wanita dengan menggunakan mobil dari salah satu pejabat tersebut dan langsung memasuki Vip Room Lantai 3.
Wanita dengan nama samaran berinisial (K) tersebut diduga merupakan wanita simpanan salah satu pejabat . bahkan saat ini wanita dengan nama asli berinisial (L) itu sudah tidak lagi bekerja alias telah dibiayai oleh pejabat dimaksud,jelas sumber
Sampai berita ini dirilis salah satu pejabat yang dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsaap memilih diam dan tidak merespon pertanyaan wartawan media ini (KN-03)


