Maluku, Kapatanews.com – Tim Nasional Prancis tetap menjadi unggulan saat menghadapi Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Meski demikian, Les Bleus dipastikan tidak akan menganggap remeh wakil Amerika Selatan tersebut yang datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Jerman melalui drama adu penalti.
Laga yang berlangsung di Stadion Philadelphia diprediksi berlangsung ketat. Prancis mengincar tiket ke perempat final, sementara Paraguay berusaha melanjutkan kiprah mengejutkan mereka di turnamen terbesar sepak bola dunia itu.
Secara statistik, Prancis tampil sangat impresif sepanjang turnamen. Tim asuhan Didier Deschamps menyapu bersih seluruh pertandingan yang telah dijalani, mencetak 13 gol dan hanya kebobolan dua kali. Ketajaman lini depan yang dihuni Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, Bradley Barcola, serta kreativitas Michael Olise menjadi kekuatan utama Les Bleus.
Namun, Prancis menghadapi kabar kurang menggembirakan di lini tengah. Gelandang bertahan Aurélien Tchouaméni dilaporkan mengalami cedera paha dan berpotensi absen. Jika benar tidak tampil, Manu Koné diperkirakan akan menjadi pengganti untuk menjaga keseimbangan lini tengah Prancis.
Absennya Tchouaméni dinilai dapat membuka ruang yang bisa dimanfaatkan Paraguay, terutama dalam transisi permainan. Paraguay diperkirakan akan mengandalkan pressing ketat, pertahanan berlapis, dan serangan balik cepat melalui Miguel Almirón serta Julio Enciso.
Pelatih Didier Deschamps juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena dengan status favorit. Menurutnya, Paraguay adalah tim yang tangguh, disiplin, dan memiliki semangat juang tinggi. Selain itu, cuaca panas di Philadelphia diperkirakan menjadi faktor yang dapat memengaruhi intensitas permainan kedua tim.
Di kubu Paraguay, kemenangan atas Jerman menjadi bukti bahwa La Albirroja mampu menghadapi tekanan. Saat menghadapi Jerman, Paraguay bertahan disiplin sepanjang pertandingan dan akhirnya memastikan kemenangan melalui adu penalti. Mental bertanding tersebut menjadi modal penting menghadapi Prancis.
Meski demikian, statistik menunjukkan Prancis masih berada di atas Paraguay dalam hampir semua aspek permainan. Les Bleus memiliki penguasaan bola yang dominan, efektivitas penyelesaian akhir yang tinggi, serta kedalaman skuad yang memungkinkan pergantian pemain tanpa mengurangi kualitas permainan.
Bagi Paraguay, peluang menciptakan kejutan tetap terbuka apabila mampu menjaga kedisiplinan bertahan, menutup ruang gerak Mbappé dan Dembélé, serta memanfaatkan setiap peluang dari serangan balik maupun bola mati. Jika skor tetap imbang hingga memasuki 20 menit terakhir, tekanan diperkirakan akan beralih kepada Prancis.
Secara keseluruhan, mayoritas analis dan pengamat sepak bola masih menempatkan Prancis sebagai favorit untuk lolos ke babak berikutnya. Namun, karakter pertandingan sistem gugur membuat setiap kesalahan kecil dapat mengubah hasil akhir, sebagaimana telah dibuktikan Paraguay saat menyingkirkan Jerman.
Analisis pertandingan:
- Peluang kemenangan Prancis: sekitar 65–70 persen.
- Peluang laga berlanjut ke perpanjangan waktu: sekitar 20–25 persen.
- Peluang Paraguay menang dalam waktu normal: sekitar 10–15 persen.
Prediksi skor: Paraguay 1-2 Prancis. Meski demikian, apabila Paraguay mampu mempertahankan organisasi pertahanan dan memaksimalkan serangan balik, peluang menciptakan kejutan tetap terbuka di babak 16 besar Piala Dunia 2026. (KN-07)



