Pemilihan Ketua Pemuda Katolik Komcab Kepulauan Tanimbar tahun 2026 menjadi sorotan publik karena dinamika internal yang dinilai paling seksi sepanjang sejarah organisasi, Bolly Lenunduan meminta Muskomcab berjalan netral sesuai AD/ART.
Saumlaki, Kapatanews.com – Pemilihan Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) tahun 2026 menjadi sorotan publik karena dinamika internal yang dinilai berbeda dari periode sebelumnya. Sejumlah pihak menilai proses ini penting karena menentukan arah organisasi kepemudaan Katolik di daerah tersebut.
Salah satu senior Pemuda Katolik Komcab KKT, Bolly Lenunduan, menyampaikan pandangannya terkait proses menuju Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) yang akan digelar hari ini.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, dinamika pemilihan Ketua Pemuda Katolik Komcab KKT tahun 2026 melibatkan banyak unsur organisasi, mulai dari Komisariat Anak Cabang (Komac), pengurus Komcab, hingga sejumlah senior yang sebelumnya pernah terlibat di tingkat Komisariat Daerah (Komda) Maluku. Kondisi ini membuat proses Muskomcab mendapat perhatian luas dari internal organisasi maupun masyarakat.
Menurut informasi yang disampaikan Lenunduan, tahapan menuju Muskomcab telah berjalan sesuai ketentuan organisasi. Namun, dalam perjalanannya muncul sejumlah protes, termasuk permintaan penundaan Muskomcab dari beberapa pihak. Lenunduan menyatakan bahwa seluruh tahapan yang berjalan saat ini telah mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Pemuda Katolik.
“Ini pertama kalinya saya melihat pemilihan Ketua Komcab KKT dengan atmosfer begitu ramai dan penuh dinamika. Banyak yang sebelumnya diam, kini turun langsung memberi perhatian,” ujar Bolly Lenunduan, Jumat (30/1/2026).
Ia juga menekankan pentingnya netralitas dalam Muskomcab.
“Muskomcab harus netral, Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang harus diberi ruang penuh,” katanya.
Terkait kepemimpinan, Lenunduan menyampaikan bahwa jabatan Ketua Komcab bukan sekadar posisi struktural.
“Memimpin Pemuda Katolik itu soal komitmen kerja keras, kolaborasi dengan semua pihak, serta menjunjung etika dan moral,” ujarnya.
Pemilihan Ketua Pemuda Katolik Komcab KKT merupakan agenda organisasi yang diatur dalam AD/ART Pemuda Katolik. Muskomcab menjadi forum tertinggi di tingkat cabang untuk memilih pimpinan serta menetapkan arah kebijakan organisasi periode berikutnya.
Beredar pula informasi mengenai adanya delapan bakal calon yang disebut akan berkompetisi dalam Muskomcab kali ini. Menurut Lenunduan, kondisi tersebut menunjukkan adanya partisipasi dan dinamika organisasi yang aktif.
Proses pemilihan ini dinilai berdampak pada stabilitas dan kinerja organisasi Pemuda Katolik di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Organisasi tersebut selama ini terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, kepemudaan, dan kemasyarakatan, sehingga hasil Muskomcab diharapkan berpengaruh pada keberlanjutan program-program tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, tahapan menuju Muskomcab Pemuda Katolik Komcab KKT masih dalam proses sesuai ketentuan organisasi. Pihak terkait menyampaikan bahwa ruang klarifikasi tetap terbuka dan seluruh pihak diharapkan menjaga kondusifitas selama proses berlangsung. Kapatanews.com masih menunggu perkembangan informasi lanjutan. (Nik Besitimur)




