Ambon,Kapatanews.com – Jelang Musda Golkar Kota Ambon, sejumlah nama mulai bermunculan menghiasi episentrum politik kota Ambon sebagai pusat pergerakan pemerintah dan aktifitas politik di Maluku. Sejumlah nama tersebut terdiri dari Wakil Kepala Daerah maupun anggota DPRD Kota Ambon.
Momentum Musda sebagai sarana konsolidasi Partai, keinginan untuk berkompetisi adalah semata-mata ingin membesarkan Partai Golkar yang merupakan bagian dari kecintaan terhadap Partai yang telah membesarkan nama mereka sejauh ini. Sejumlah nama tersebut anatra lain, Wakil Walikota Ambon Elly Toisuta, Anggota DPRD Kota Ambon, Seth Pormes dan Dessy Halauw
Mereka adalah kader terbaik partai Golkar yang paham dan tahu benar Gokar Kota Ambon harus di bawa kemana, pasca pemilu 2024 dimana Golkar Kota Ambon mengalami degradasi yang berpengaruh pada hilangnya kursi pimpinan DPRD
Kehilangan kursi di salah satu dapil dan hilangnya kursi pimpinan DPRD merupakan pukulan telak bagi Golkar Kota Ambon yang selama ini menjadi titik episentrum Politik di DPRD Kota Ambon
Akademisi UKIM Ambon, Dr Hobarth W.Sosselisa, S.Sos, M,Si kepada media ini, Rabu (11/3/2026) menilai sejumlah nama tersebut layak memimpin Golkar Kota Ambon tetapi semangat saja belum cukup tuk membesarkan dan mengembalikan Golkar Kota Ambon,ujarnya
” Dalam sejarah parlemen di DPRD Kota Ambon,Golkar adalah Rajanya dan hari ini siapapun yang nanti terpilih sebagai ketua Golkar Kota Ambon harus mampu mengembalikan titik episentrum politik Golkar di Kota Ambon”
Dikatakan oleh Soselisa Golkar Kota Ambon harus bisa membenahi diri secara totalitas jika ingin kembali menjadi Raja di Kota Ambon dan dari sekian banyak kandidat yang ada saat ini, saya harus jujur Partai Golkar ini Partai yang sudah terbiasa ada dalam kekuasaan. Dengan demikian , tidak mengurangi rasa hormat kepada figur yang lain, kita harus jujur bahwa kandidat yang pantas menahkodai Golkar Kota Ambon adalah kadr murni Beringin sekelas Wakil Walikota Ambon, Elly Toisuta, akui Soselisa.
Menurutnya, posisi Toisuta saat ini sebagai Wakil Walikota akan memudahkan Golkar Kota Ambon dalam menata organisasi dan melakukan pergerakan politik di tengah masyarakat. Kematangan politik Toisuta sebagai mantan ketua DPRD ditambah dengan posisi beliau saat ini, menjadikan beliau layak memimpin Golkar Kota Ambon
Saat ditanyakan peluang Zeth Pormes dan Dessy Halauw dalam Musda Golkar Kota Ambon, Soselisa juga mengatakan mereka berdua juga layak memimpin Golkar Kota Ambon. Menurutnya Zeth Pormes sebagai anggota DPRD Kota Ambon 3 periode merupakan kader murni partai Golkar dan pasti mengenal betul anatomi Golkar, tetapi untuk Golkar Kota Ambon butuh sesuatu yang lebih yaitu kekuasan mutlak yang terletak pada eksekutif.
Sedangkan untuk Dessy Halauw,bagi Soselisa, sekalipun ia sebagai anggota DPRD, Halauw dinilai belum mengenal dan memahami dengan sungguh anatomi Golkar. Pengalaman Halauw di Politik juga masih minim dan dirinya bukan kader murni Golkar apalagi Halauw baru masuk di Partai Golkar era Ramly Umasugi, Soselisa menyarankan Halauw untuk tidak terlalu terburu-buru untuk ada dalam posisi puncak di tubuh Golkar Kota Ambon,ungkapnya
Dijelaskan oleh Soselisa di Golkar ini ada “Adigium” yang cukup sakral yaitu ” cepat naik cepat turun” Adagium ini sebagai pengingat akan prinsip-prinsip dasar atau ajaran bijak ketika kita memilih berkarir di partai Golkar. Walaupun Golkar merupakan partai terbuka dan tingkat demokrasinya sangat tinggi tetapi ada prinsip-prinsip dasar yang tidak tertulis yang harus kita jaga dan tidak sembarangan dilangkahi karena akan berakibat fatal pada karir politik kita
Dosen Ilmu Politik UKIM Ambon ini berharap momentum Musda Golkar Kota Ambon ini diharapkan para pemilik suara mampu melihat dan memilih figur terbaik utuk memimpin Golkar kota Ambon 5 tahun ke depan. Salah menentukan sikap politik maka jangan bermimpi Golkar Kota Ambon bisa menjadi titik episentrum politik di legislatif maupun eksekutif di kota Ambon, tegas Soselisa (KN-02)




