“Garuda di dada dengan jabatan sebagai Wakil Walikota telah mempertegas posisi Toisuta sebagai kader Partai yang layak memimpin Beringin Kota Ambon. Ini karpet merah yang sudah tersedia dan tinggal dinikmati oleh seluruh potensi kader Golkar. Dalam pendekatan apapun Toisuta sudah memenuhi semua unsur dan prasyarat yang ada sebagai seorang pemimpin Partai Politik. Saya meyakini sungguh, nama Toisuta akan disetujui oleh Ketua DPD Golkar Maluku, Bung Umar Lessy dan Ketua Umum DPP Golkar, Bung Bahlil Lahadalia”
Ambon,Kapatanews.com – Partai Golkar merupakan salah satu kekuatan Politik paling berpengaruh dan tertua di Indonesia, dengan sejarah kekuasaan yang panjang mulai dari orde baru hingga era reformasi saat ini. Lahir pada tahun 1964 Golkar bertanformasi dari sebuah “Sekretariat Bersama” menjadi mesin politik paling dominan yang mendukung stabiltas pemerintahan dan pembangunan ekonomi selama lebih dari Tiga (3) dekade.
Dalam perjalanan panjangnya mengawal pemerintahan dari masa ke masa Partai Golkar selalu menempatkan diri sebagai Partai pendukung Pemerintahan dan selalu mempertahankan citra sebagai partai yang berorentasi pada kemajuan dan pembangunan bangsa dan daerah.
Berbagai strategi politik yang konsisten yang berfokus pada pengalaman birokrasi dan pemerintahan, jaringan kader yang kuat, adaptabilitas politik disetiap resim, penguasaan kursi Legislatif/ Eksekutif dan strategi koalisi yang cerdas berhasil mengantarkan Pasangan Bodiwin Wattimena – Elly Toisuta sebagai Walikota dan Wakil Walikota Ambon pada Pemilukada 2024.
Posisi stategis Elly Toisuta sebagai kader Murni Partai Golkar di Kota Ambon saat ini sebagai Wakil Walikota, telah mempertegas dan memperkuat kekuasaan politik Golkar di Ibu Kota Provinsi Maluku ini. Keterlibatan aktif kader terbaik Golkar dalam birokrasi pemerintahan Kota Ambon, sesungguhnya merupakan “Karpet Merah”untuk memimpin Golkar Kota Ambon, ucap Dr.Hobarth. W. Soselisa, S.Sos,M,Si, Kamis (12/3/2026)
” Garuda di dada dengan jabatan sebagai Wakil Walikota telah mempertegas posisi Toisuta sebagai kader Partai yang layak memimpin Beringin Kota Ambon. Ini karpet merah yang sudah tersedia dan tinggal dinikmati oleh seluruh potensi kader Golkar. Dalam pendekatan apapun Toisuta sudah memenuhi semua unsur dan prasyarat yang ada sebagai seorang pemimpin partai politik. Saya menyakini sungguh, nama Toisuta akan disetujui oleh Ketua DPD Golkar Maluku, Bung Umar Lessy dan Ketua Umum DPP Golkar, Bung Bahlil Lahadalia” akui Soselissa
Dikatakan oleh Soselisa kota Ambon adalah barometer dan titik episentrum politik di Maluku, olehnya itu proses Musda Golkar Kota Ambon harus dicerna secara baik dan bijak oleh Ketua Umum dan Ketua DPD, jika ingin mengembalikan kejayaan Golkar Kota Ambon . Dengan poisisi Toisuta sebagai Wakil Walikota Ambon saat ini, Toisuta mestinya diberikan penghargaan khusus berupa “Diskresi” oleh Ketua Umum DPP Golkar Bung Bahlil Lahadalia
Menurutnya, “Diskresi” Ketua Umum itu penting untuk mencegah munculnya faksi-faksi pada perhelatan Musda nanti. Saya kira ini masukan untuk dipertimbangkan oleh Bung Ketua DPD Golkar Maluku. Dijelaskan oleh Soselisa, walaupun tingkat demokrasi yang sangat terbuka dan tinggi di tubuh Golkar tetapi dampak dari tingkat demokrasi seperti itu pada partai politik akan melahirkan faksi-faksi yang akan menghambat kesoliditan Partai Golkar,tegasnya
Dosen Ilmu Sosial dan Politik UKIM Ambon ini berharap ” Karpet Merah” yang telah disediakan oleh rakyat dan kader kepada Toisuta sebagai Wakil Walikota Ambon ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Golkar Maluku dan Golkar Kota Ambon (KN-02)




