Place Your Ad
Place Your Ad
Iklan

Iklan
Berita

Tidak Ada Deadlock, Musda Golkar V SBT Di Skorsing Untuk Dipindahkan atas Permintaan Ketua Demisioner Agil Rumakat

×

Tidak Ada Deadlock, Musda Golkar V SBT Di Skorsing Untuk Dipindahkan atas Permintaan Ketua Demisioner Agil Rumakat

Sebarkan artikel ini
Iklan

Bula, Kapatanews.com – Dinamika Musda Golkar V Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang mendapat antensi publik dan digeneralisir seolah-olah pimpinan sidang tidak netral dan berpihak seperti yang dituduhkan oleh Ketua Steering Comitte saudara Hafas  Kelirey adalah tidak benar. Apa yang disampaikan Ketua Steering adalah bentuk pernyataan yang sangat tendensius guna melindungi ketidakmampuan Steering dalam proses pelaksanaan Musda.

Pantuan media ini dilapangan, proses pelaksannan musda mulai dari pembukaan sampai dengan persidangan baik itu hari pertma maupun hari kedua berjalan dengan baik dan sama sekali tidak ada kejadian yang luar biasa untuk musda tersebut mengalami “deadlock” semua dinamika yang terjadi dalam proses persidangan adalah bagian dari penegakan aturan Partai dalam hal ini AD/ART- PO 08 dan Juklak 02 tahun 2025 tentang Musda-Musda

Scroll Keatas
Iklan
Scroll Kebawah

Wakil Sekretaris PP Wilayah Nusa Ina (Malteng,SBB dan SBT) Halil Hatala kepada media ini, Selasa (21/4/2026) mengatakan, bahwa Musda V Golkar SBT baik-baik saja dan tidak mengalami  kejadian yang luar biasa atau “deadlock” tetapi di skorsing untuk dilanjutkan ke DPD Golkar Provinsi Maluku atas dasar permintaan dari Ketua Demisioner DPD Golkar  SBT saudara Agil Rumakat

Menurut Hatala apa yang ditulis oleh media berdasarkan pernyataan ketua Steering adalah pernyataan yang keliru dan sengaja menutupi subtansi persoalan yang sebenarnya. Saudara Hafas Kelirey itu kan ngaur dan tidak bisa kerja apa-apa tetapi biking diri tahu (mangarti) salah-salah, Dikatakan oleh Hatalla, tuduhan Hafas dengan mengatakan saya mengancam diirinya itu tidak benar. Yang saya lakukan adalah koordinasi untuk menyiapkan materi Musda. Sebagai Sekretris PP yg adalah  pengurus DPD I Golkar Maluku, saya berhak melakukan koordinasi dan intervensi serta berkewajiban untuk memastikan Musda harus berjalan dengan baik terutama dalam hal menyiapkan materi – materi musda, karena saya tahu panitia Stering yang diketua sudara Hafas ini tidak punya kemampuan untuk menjadi ketua steering olehnya itu perlu melakukan fungsi kontrol dan kordinasi tetapi karena orang nya tidak paham maknaya salah memahami

 

Dinamika Musda

Dikatakan oleh Hatala awal peristiwa skorsing itu di awali dengan perdebatan sengit antar pengurus DPD II Golkar SBT dengan membuka ” Aib” Partai pada saat melakukan verifikasi faktual terhadap “rekomendasi ganda ” dengan melakukan konfirmasi kepada para Pimpinan Kecamatan (PK} sesuai dengan Juklak 02 tahun 2025. Pada titik inilah salah satu calon ketua, Agil Rumakat sangat berkeberatan untuk melakukan verifikasi faktual dengan melakukan konfirmasi secara langsung maupun tidak langsung dengan alasan akan merugikan dirinya. Bahkan saudara Agil Rumakat meminta untuk suara tersebut hangus bahkan sempat mengancam salah satu Sekretaris PK yang akan melakukan konfirmasi ke ketua Kecamatannya

“Saya sangat berkeberatan jika pimpinan sidang melakukan verifikasi faktual dengan melakukan konfirmasi secara langsung maupun tidak langsung  karena akan merugikan saya sebagai calon ketua” kata Agil Rumakat

Lebih jauh Hatala menjelaskan dalam setiap perbedaan pendapat, saudara Agil Rumakat selalu memaksakan kehendaknya sebagai calon untuk  pikiran-pikirannya disetujui oleh pimpinan sidang tanpa harus melalui konsultasi dengan satu tingkat diatasnya ataupun dengan DPP, akui Hatala

Ketika perdebatan semakin melebar, pimpinan sidang mengskorsing sidang untuk melakukan rapat bersama di antara para pimpinan sidang .Dalam rapat tersebut ada kesepakatan bersama untuk masalah rekomendasi ganda tersebut akan di konsultasikan satu tingkat diatasnya yaitu DPD I Golkar Maluku. Keptusan tersebut oleh pimpinan sidang ditawarkan kepada peserta Musda agar mendapat persetujuan tetapi ketika tawaran tersebut ditawarkan,  saudara Agil Rumakat selaku ketua Demisoner dan sebagai salah satu calon tidak menyetujui tawaran pimpinan sidang tersebut bahkan dirinya menawarkan solosi yang berbeda yaitu ” Musda V Golkar SBT ini dilanjutkan di Ambon.

” Pimpinan Sidang yang saya hormati, saya tawarakan agar Musda V Golkar SBT ini dilaksanakan di Ambon, mengingat kondisi keterbatasan DPD  Golkar SBT dan masalah yang terjadi di Musda ini:” ucap Rumakat

Setelah mendengar usulan Rumakat, maka pimpinan sidang menawarkan tawaran tersebut kepada peserta sidang dan disetujui oleh peserta Musda. Ketika mendapat persetujuan tersebut pimpinan sidang hanya mengskorsing sidang bukan musda mengalami deadlock, kata Hatala

Hatala berharap media dalam pemberitaanya harus mengkonfirmasi dinamika yang terjadi itu sumbernya  harus dua arah bukan satu arah agar publik tahu dan paham persoalan yang sebenarnya.

 

Aksi Protes Pasukan Ramakat Berbau Sopi

Pasca Musda Diskorsing, aksi protes pun dilakukan oleh para loyalis Rumakat yang sudah mengkonsumsi miras jenis Sopi di depan gedung, mereka  berangapan bahwa Musda mengalami deadlock  dan akan dilanjukan diAmbon karena ketidaknetralan pimpinan sidang padahal mereka tidak tahu kalau yang menwarkan Musda dilanjutkan di Ambon adalah Agil Rumakat sebagai calon bukan peserta sidang atau  pimpinan sidang,tegass Hatala

Bagi saya apa yang dilakukan oleh Rumakat ini kan adalah unsur kesengajaan,berpura-pura menjadi korban tetapi dibelaakang kayar mengkmpori pasukannya untuk melakukan aksi protes dan menuduh pimpinan sidang tidak netral.

Hatala menjelaskan apa yang dilakukan oleh loyalis Agil Rumakat sesunguhnya telah mengancam keselamatan pimpinan sidang. aplagi aksi protrs tersebut sudah berbau minuman keras jenis Sopi. Hatala berharap ada sikap tegas DPD Golar Maluku terhadap apa yang dilakukan oleh para loyalis Ramakat ini.

Dirinya mengatakan kami tetap menerima segala keluhan dan protes dari teman-teman Golkar SBT  dan kami pastikan dalam waktu dekat persoalan Musda Golkar SBT akan diselesaikan dengan baik dan akan melahirkan kepepimpinan yang baru pada DPD Golkar Kabupaten Seram Bagian Timur (KN-05)

 

Ikuti Kami untuk Informasi menarik lainnya dari KAPATANEWS.COM Di CHANNEL TELEGRAM Dan CHANNEL WHATSAPP