Saumlaki, Kapatanews.com – Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar Musyawarah Daerah ke-VI pada 27 April 2026 di Saumlaki, Maluku, sebagai forum konsolidasi organisasi dan penguatan peran politik daerah.
Kegiatan tersebut berlangsung secara resmi dengan dihadiri pengurus partai dari tingkat kabupaten hingga provinsi. Forum ini menjadi agenda internal partai untuk mengevaluasi program kerja sekaligus merumuskan arah kebijakan politik organisasi ke depan.
Musyawarah Daerah ke-VI ini mengusung tema “Golkar Solid Indonesia Maju, Tanimbar Bangkit” sebagai bentuk komitmen kader dalam menjaga soliditas partai serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan dan terarah.
Sejumlah tokoh Partai Golkar terlihat hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk jajaran Dewan Pimpinan Daerah Provinsi Maluku. Kehadiran mereka ditampilkan melalui materi visual kegiatan serta keikutsertaan langsung dalam pembukaan forum.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Piet Taborat, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pimpinan partai tingkat provinsi atas dukungan dan kehadiran dalam pelaksanaan Musda ke-VI tersebut.
“Selama enam kali Musda dilaksanakan, baru kali ini Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku hadir langsung pada pembukaan, dan itu menjadi kehormatan bagi kami,” kata Piet Taborat, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Ia menyatakan kehadiran pimpinan provinsi dinilai memberikan semangat bagi kader di daerah untuk tetap solid dalam menghadapi dinamika politik, khususnya di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang memiliki tantangan tersendiri.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar turut hadir dan memberikan sambutan terkait pentingnya peran partai politik dalam mendukung pembangunan serta menjaga stabilitas demokrasi di daerah.
“Forum ini merupakan momen strategis untuk menentukan arah sikap politik ke depan, yang tidak hanya berdampak internal tetapi juga berpengaruh terhadap pembangunan daerah,” kata Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Ia menjelaskan partai politik memiliki fungsi penting sebagai sarana rekrutmen kepemimpinan dan pendidikan politik masyarakat, sehingga keberadaan partai harus mampu memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan demokrasi.
Menurutnya, dinamika dalam dunia politik merupakan hal yang wajar terjadi, termasuk perbedaan pandangan antar partai. Namun, dinamika tersebut diharapkan tetap berjalan dalam koridor yang konstruktif dan tidak merusak tatanan demokrasi.
“Pembangunan daerah akan lebih efektif jika didukung sinergi antara pemerintah dan seluruh kekuatan politik, sehingga kami membuka ruang kolaborasi dengan Partai Golkar,” kata Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Umar Lessy, dalam sambutannya menyinggung perjalanan sejarah partai sebagai organisasi yang lahir dari dinamika kebangsaan dan terus beradaptasi dengan perubahan zaman.
“Partai Golkar tidak dibesarkan oleh retorika, tetapi oleh kerja nyata, dan tetap konsisten mengabdi kepada bangsa dan negara sejak awal berdiri,” kata Umar Lessy, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku.
Ia juga menyinggung kondisi nasional yang dihadapkan pada tantangan global, termasuk dinamika ekonomi dan perubahan teknologi, yang menuntut kesiapan partai dalam merespons perubahan tersebut secara adaptif.
Menurut Umar Lessy, stabilitas nasional tetap terjaga di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dengan fokus pada pengendalian inflasi dan perlindungan daya beli masyarakat.
Ia juga menyampaikan peran Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui komunikasi strategis dengan berbagai mitra internasional.
Pelaksanaan Musda ke-VI ini menjadi forum penting untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja organisasi serta menyusun strategi politik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Selain itu, agenda Musda juga mencakup proses pemilihan kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa pembaharuan serta meningkatkan efektivitas peran partai dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut juga mencerminkan upaya Partai Golkar dalam memperkuat posisi sebagai salah satu kekuatan politik yang berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang terukur dan berkelanjutan.
Hingga kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan, dengan partisipasi aktif peserta Musda serta dukungan dari berbagai unsur partai di tingkat daerah maupun provinsi. (Nik Besitimur)


