Tiakur, Kapatanews.com – Tim gabungan yang melakukan pencarian terhadap korban hilang dalam insiden kecelakaan speedboat di perairan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) kembali melaksanakan operasi pencarian pada hari kedua, Jumat (12/6). Namun hingga operasi berakhir, korban yang masih dinyatakan hilang belum berhasil ditemukan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten MBD, James R. J. Likko, mengatakan pencarian dilakukan menggunakan Kapal Tiefelin dengan melibatkan 59 personel gabungan.
“Tim yang terlibat terdiri dari empat anggota Polsek Tepa, dua anggota Koramil Tepa, dua tenaga kesehatan, serta 51 warga masyarakat dari Desa Tepa dan Desa Imroing,” ujar Likko dalam laporan perkembangan pencarian.
Ia menjelaskan, tim bertolak dari Pelabuhan Tepa pada pukul 14.00 WIT menuju wilayah pencarian yang mencakup perairan sekitar Pulau Damer dan Pulau Dai. Tim kemudian melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi area keberadaan korban.
Operasi pencarian berlangsung hingga malam hari. Setelah menyisir sejumlah lokasi, tim kembali ke Pelabuhan Tepa pada pukul 23.30 WIT.
“Hasil pencarian hari kedua belum menemukan korban di laut,” kata Likko.
Meski demikian, upaya pencarian akan terus dilanjutkan. BPBD MBD bersama unsur TNI, Polri, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, serta masyarakat setempat tetap berkomitmen melanjutkan operasi pencarian hingga korban ditemukan.
Untuk pencarian hari ketiga yang direncanakan berlangsung pada Sabtu (13/6), Pemerintah Kecamatan Babar Barat bersama Kepala Pelaksana BPBD MBD telah berkoordinasi dengan pemilik kapal, nakhoda, dan anak buah kapal (ABK) guna menentukan strategi pencarian lanjutan.
Pencarian hari ketiga akan difokuskan pada sejumlah titik dan wilayah yang belum sempat dijangkau pada operasi sebelumnya karena keterbatasan waktu dan kondisi lapangan.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan pengguna transportasi laut yang melintas di sekitar lokasi pencarian, agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda yang dapat membantu proses pencarian korban.
Hingga berita ini diturunkan, korban yang masih hilang belum berhasil ditemukan dan operasi pencarian masih terus berlanjut (*)



