Saumlaki, Kapatanews.com – Pekerjaan pembukaan lahan (land clearing) untuk lokasi groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar telah mencapai 100 persen pada Jumat (10/7/2026). Sementara itu, sejumlah pekerjaan pendukung, seperti pembangunan akses jalan, penyiapan area parkir, dan pembersihan sisa material hasil pembukaan lahan masih terus dikerjakan.
Berdasarkan laporan perkembangan pekerjaan di lapangan, target pembukaan lahan seluas 5,5 hektare berhasil diselesaikan seluruhnya. Pada saat yang sama, pemadatan tanah di kawasan VVIP seluas satu hektar juga telah rampung dengan progres 100 persen.
Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan menjelang pelaksanaan groundbreaking Proyek Masela yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional di sektor minyak dan gas bumi.
Dalam pelaksanaannya, tim lapangan mengoperasikan empat unit alat berat, yakni dua unit Excavator Komatsu PC-200, satu unit Bulldozer Caterpillar D7G, serta satu unit mesin pemadat (Wales) Sakai. Selain itu, dua unit chainsaw digunakan untuk mempercepat proses pembersihan pepohonan dan vegetasi di lokasi pekerjaan.
Sebanyak 36 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 30 personel TNI dan enam tenaga sipil. Seluruh personel bekerja secara terpadu untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Selain pembukaan lahan, proses pembersihan dan pembuangan sisa material berupa batang pohon, ranting, dan limbah vegetasi juga terus dilakukan. Hingga Jumat, progres pekerjaan tersebut telah mencapai sekitar 90 persen.
Di sisi lain, pembangunan akses jalan menuju lokasi groundbreaking masih berlangsung dan saat ini telah mencapai sekitar 30 persen. Sementara pekerjaan penyiapan area parkir bagi kendaraan tamu maupun kendaraan operasional telah mencapai progres sekitar 50 persen.
Tim pelaksana di lapangan menyatakan seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan ketepatan waktu agar setiap fasilitas yang dibutuhkan saat pelaksanaan groundbreaking dapat diselesaikan sesuai jadwal.
“Fokus kami saat ini adalah menuntaskan seluruh pekerjaan pendukung sehingga lokasi benar-benar siap digunakan pada saat pelaksanaan groundbreaking. Koordinasi antar personel dan pemanfaatan alat berat terus dioptimalkan agar seluruh target dapat tercapai tepat waktu,” demikian disampaikan dalam laporan perkembangan pekerjaan di lapangan.
Dengan rampungnya pekerjaan land clearing dan pemadatan area VVIP, perhatian kini difokuskan pada penyelesaian akses jalan, area parkir, serta pembersihan akhir lokasi. Ketiga pekerjaan tersebut menjadi tahapan terakhir sebelum kawasan dinyatakan siap digunakan.
Proyek Masela merupakan salah satu proyek migas nasional yang diharapkan memberikan dampak terhadap peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Provinsi Maluku. Oleh karena itu, seluruh tahapan persiapan terus dipercepat guna mendukung kelancaran agenda groundbreaking yang telah direncanakan pemerintah. (KN-07)




