Saumlaki, Kapatanews.com – Umat Katolik Stasi Santo Yoseph Lamdesar Barat menggelar peletakan batu pertama pembangunan Rumah Pastoran pada Minggu (31/5/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah Perayaan Ekaristi Kudus yang menutup rangkaian kegiatan Bulan Maria dan dipimpin oleh RD. Fransiskus Uweubun.
Prosesi peletakan batu pertama berlangsung di lingkungan Stasi Santo Yoseph Lamdesar Barat dengan dihadiri umat Katolik dari berbagai wilayah pelayanan Paroki St. Pius X Larat. Hadir pula tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat pemerintah desa, serta sejumlah undangan lainnya.
Pembangunan Rumah Pastoran tersebut merupakan program yang telah lama direncanakan oleh umat setempat. Bangunan itu nantinya akan digunakan sebagai sarana pendukung pelayanan Gereja, termasuk pembinaan iman, pelayanan sakramen, dan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ketua Dewan Stasi Santo Yoseph Lamdesar Barat, Bafo Matruti, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan tersebut. Ia mengatakan peletakan batu pertama menjadi langkah awal untuk mewujudkan fasilitas yang diharapkan dapat mendukung pelayanan Gereja kepada umat.
“Hari ini adalah hari yang penuh berkat. Kami berharap dengan adanya Rumah Pastoran, pelayanan Gereja semakin dekat dengan umat dan membawa dampak baik bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,” kata Bafo Matruti, Ketua Dewan Stasi Santo Yoseph Lamdesar Barat.
Bafo juga mengajak seluruh umat untuk mempertahankan semangat gotong royong dan kebersamaan selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, partisipasi seluruh pihak diperlukan agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
Dukungan terhadap pembangunan tersebut juga disampaikan Kepala Desa Lamdesar Barat, Alexander Sainafat. Ia menilai keberadaan Rumah Pastoran tidak hanya bermanfaat bagi umat Katolik, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan sosial masyarakat desa.
“Pemerintah desa sepenuhnya mendukung langkah ini, karena keberadaan bangunan tersebut akan memperkuat kehidupan sosial dan pembinaan moral masyarakat. Semoga segala proses berjalan aman dan lancar sesuai harapan bersama,” kata Alexander Sainafat.
Dalam kegiatan itu, Ketua Majelis Jemaat GPM Lamdesar Barat, Pendeta Nona Imelda Talluta, S.Si, turut hadir dan menyampaikan dukungan. Kehadirannya mencerminkan hubungan baik serta kerukunan antarumat beragama yang selama ini terjalin di Lamdesar Barat.
“Kami bersukacita atas dimulainya pembangunan ini. Semoga kehadiran Rumah Pastoran semakin memperkuat persaudaraan, toleransi, dan kerukunan yang selama ini sudah terjalin dengan sangat baik di Lamdesar Barat,” kata Pendeta Nona Imelda Talluta.
Menutup rangkaian kegiatan, RD. Fransiskus Uweubun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan peletakan batu pertama tersebut. Seluruh acara berlangsung aman, tertib, dan khidmat serta menjadi penanda dimulainya pembangunan Rumah Pastoran Santo Yoseph Lamdesar Barat. (KN-13)



