Ambon, Kapatanews.com – Panglima Kodam (Pangdam) XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, secara resmi menyerahkan Piala Bergilir Pangdam Cup Lomba Pacuan Kuda Tahun 2026 di Baruga Antasena, Air Salobar, Ambon, Senin (6/7/2026).
Penyerahan piala tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian persiapan Lomba Pacuan Kuda Pangdam Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun TNI, di Telaga Augersia, Desa Tounwawan, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Maluku, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Kapolda Maluku, Panglima Koarmada IX, Kasdam XV/Pattimura, Danrem 151/Binaiya, Irdam XV/Pattimura, Bupati MBD Benyamin Th. Noach, Wakil Bupati MBD, Dandim 1511/Pulau Moa, Kapolres MBD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam sambutannya, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto mengatakan penyelenggaraan Pacuan Kuda Pangdam Cup diharapkan menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi pengembangan olahraga, pariwisata, dan perekonomian masyarakat di MBD.
“Event ini merupakan anugerah besar, khususnya bagi masyarakat Kabupaten MBD. Saya berharap tradisi positif ini terus dilanjutkan secara konsisten pada masa mendatang,” ujar Pangdam.
Pangdam menjelaskan, piala yang diserahkan merupakan piala bergilir jabatan, sehingga akan tetap diperebutkan pada setiap penyelenggaraan, terlepas dari pergantian pejabat di lingkungan Forkopimda. Ia juga menyampaikan bahwa total hadiah Pacuan Kuda Pangdam Cup 2026 mencapai Rp100 juta yang merupakan hasil dukungan bersama unsur Forkopimda Maluku.
Selain pacuan kuda, Pangdam mengusulkan agar ke depan penyelenggaraan kegiatan juga dapat dikombinasikan dengan pacuan kerbau sebagai salah satu kekhasan Pulau Moa. Menurutnya, kolaborasi tersebut berpotensi menjadi daya tarik wisata sekaligus memperkuat identitas MBD sebagai daerah dengan potensi peternakan dan budaya yang khas.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten MBD bersama Forkopimda setempat menata kawasan Gunung Kerbau, termasuk area prasasti program penyediaan air bersih yang diresmikan Menteri Pertahanan saat itu, Prabowo Subianto, sehingga dapat menjadi salah satu destinasi pendukung bagi pengunjung selama pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, Bupati MBD Benyamin Th. Noach menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XV/Pattimura beserta jajaran, Pemerintah Provinsi Maluku, dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Pacuan Kuda Pangdam Cup di Pulau Moa.
“Kami semua berharap dan berdoa semoga gagasan besar yang diperkenalkan hari ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten MBD dan Provinsi Maluku pada masa mendatang,” kata Bupati.
Menurut Noach, kepercayaan yang diberikan kepada MBD sebagai tuan rumah merupakan momentum penting untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mengubah cara pandang terhadap wilayah kepulauan yang selama ini kerap dipersepsikan sebagai daerah terpencil.
“MBD memiliki potensi besar di bidang pariwisata, budaya, peternakan, dan sumber daya alam yang perlu terus dikembangkan. Melalui Pacuan Kuda Pangdam Cup, kami berharap potensi tersebut semakin dikenal luas,” ujarnya.
Bupati menilai penyelenggaraan Pacuan Kuda Pangdam Cup akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, pertumbuhan UMKM, serta pengembangan ekonomi kreatif masyarakat. Selain itu, ajang tersebut diharapkan mampu mendorong pengembangan peternakan dan pembibitan kuda unggul di Pulau Moa.
“Kami siap menyukseskan pelaksanaan Pacuan Kuda Pangdam Cup 2026. Dengan semangat gotong royong dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat, kami optimistis kegiatan ini akan memberikan manfaat bagi pembangunan MBD,” tegas Noach.
Pacuan Kuda Pangdam Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2026 di Telaga Augersia, Desa Tounwawan, Kecamatan Moa. Pemerintah Kabupaten MBD bersama Pemerintah Provinsi Maluku, Kodam XV/Pattimura, dan seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat koordinasi guna memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan dengan baik.
Melalui penyelenggaraan kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten MBD berharap Pulau Moa semakin dikenal sebagai destinasi wisata berbasis olahraga (sport tourism) yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat promosi potensi daerah di tingkat nasional.(*)



