Place Your Ad
Place Your Ad
Place Your Ad
BeritaDuan LolatKepulauan Tanimbar

Dua Generasi Alumni UNLESA Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela

×

Dua Generasi Alumni UNLESA Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela

Sebarkan artikel ini

Saumlaki, Kapatanews.com – Ketua Alumni Universitas Lelemuku Saumlaki (UNLESA) yang baru Martin Ivakdalam, S.Ag., SH bersama Ketua Alumni UNLESA Demisioner Ricky Jauwerissa, SE menyatakan dukungan penuh terhadap rencana peletakan batu pertama atau groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengembangan Lapangan Abadi Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Selasa (7/7/2026).

Pernyataan dukungan dari pimpinan organisasi alumni lintas generasi tersebut disampaikan secara selaras demi mengawal percepatan proyek strategis nasional di bidang energi dan sumber daya mineral tersebut. Kehadiran proyek gas abadi berskala internasional ini dinilai menjadi momentum krusial bagi lompatan pembangunan ekonomi di Maluku secara khusus di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Kedua tokoh intelektual muda Tanimbar ini menegaskan bahwa kolaborasi seluruh elemen pemuda sangat penting untuk memastikan kesiapan daerah dalam menyambut investasi besar negara. Pihaknya berkomitmen untuk bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar dampak ekonomi dari operasional hulu migas tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Rencana percepatan proyek strategis nasional di bidang energi dan sumber daya mineral ini dinilai sebagai langkah besar bagi pembangunan daerah. Langkah percepatan pembangunan proyek gas abadi ini mendapat respons positif dan penguatan dari pengurus ikatan alumni saat ini maupun periode sebelumnya.

Komitmen untuk ikut mengawal jalannya proyek strategis nasional ini diharapkan dapat terus berjalan dari awal hingga masa operasional nanti. Kehadiran investasi berskala internasional tersebut dinilai akan membuka ruang lapangan kerja baru yang luas bagi para lulusan perguruan tinggi di Tanimbar.

Sinergi antara alumni perguruan tinggi dan pihak pengelola proyek dipandang sangat penting untuk dilakukan sejak dini. Kesiapan tenaga kerja lokal yang terdidik harus menjadi prioritas utama agar masyarakat setempat mampu menjadi aktor utama pembangunan di daerah sendiri.

Dukungan kolektif terhadap percepatan peletakan batu pertama Blok Masela ini terus mengalir karena besarnya potensi dampak yang akan dihasilkan untuk memicu pertumbuhan ekonomi daerah. Momentum ini diharapkan dapat mempercepat pengentasan ketimpangan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan Tanimbar.

Sementara itu, Ketua Alumni UNLESA Martin Ivakdalam menegaskan pandangannya bahwa proyek ini merupakan anugerah besar bagi masyarakat Indonesia secara umum. Kekayaan sumber daya alam yang melimpah di Tanimbar harus disyukuri dan dikelola secara bijak untuk masa depan generasi mendatang.

Martin Ivakdalam yang juga merupakan tokoh intelektual muda asal Desa Olilit ini kemudian menguraikan pandangannya dari aspek hukum keperdataan. Secara konstitusional, negara telah memberikan jaminan dan perlindungan terhadap keberadaan hak-hak tradisional masyarakat adat di seluruh Nusantara.

Perlindungan hukum tersebut diatur dalam Pasal 18B ayat (2) dan Pasal 28I ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Aturan turunannya meliputi berbagai undang-undang sektoral serta putusan Mahkamah Konstitusi terkait perlindungan masyarakat hukum adat.

Berdasarkan kajian ilmiah yang dilakukannya, pemerintah daerah setempat diharapkan terus mengoptimalkan regulasi daerah guna memayungi hak-hak keperdataan masyarakat hukum adat Tanimbar. Langkah tersebut dinilai penting sebagai dasar kepastian hukum yang sinkron dengan investasi nasional.

“Negara mengakui dan menghormati hak-hak tradisional masyarakat adat, sehingga kehadiran regulasi daerah akan memperkuat posisi masyarakat dalam dinamika pembangunan,” kata Ivakdalam.

Mengenai status lahan di area 662 yang direncanakan sebagai titik fasilitas darat atau onshore, situasi di lapangan dilaporkan sangat kondusif. Pemangku kepentingan dan masyarakat di Desa Lermatang selaku pemilik petuanan dilaporkan telah sepakat mendukung area tersebut untuk kepentingan negara.

Kondisi yang aman dan kondusif di sekitar lokasi proyek diharapkan terus terjaga demi kelancaran agenda pembangunan nasional. Proyek Strategis Nasional Blok Masela yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

“Masyarakat dan para pemangku kepentingan sudah sepakat, maka kami mendukung penuh groundbreaking PSN Blok Masela segera terlaksana demi kesejahteraan bersama,” kata Martin Ivakdalam.

Pada kesempatan yang sama, pengurus organisasi alumni perguruan tinggi tersebut juga menyampaikan sejumlah aspirasi strategis kepada pihak perusahaan pengelola. Mereka meminta adanya peningkatan komitmen sosial perusahaan di bidang pendidikan bagi putra-putri daerah.

Pihak INPEX Corporation selaku operator diminta untuk menambah kuota pemberian beasiswa kepada mahasiswa yang sedang menempuh studi di kampus UNLESA. Bantuan penguatan infrastruktur dan sarana prasarana penunjang akademik kampus juga diharapkan dapat ditingkatkan secara berkala.

Langkah penguatan sektor pendidikan tinggi di Kepulauan Tanimbar ini dinilai sangat krusial untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan kompetensi yang memadai, lulusan lokal diharapkan mampu memenuhi kualifikasi industri hulu migas yang akan beroperasi di Tanimbar. (KN-07)

Ikuti Kami untuk Informasi menarik lainnya dari KAPATANEWS.COM Di CHANNEL TELEGRAM Dan CHANNEL WHATSAPP