Darwin Australia, Kapatanews.com – Produk-produk fashion etnik khas Maluku berhasil mencuri perhatian pengunjung dalam ajang International Trade Show – Darwin Fusion ASEAN 2026 yang berlangsung di Hotel Hilton Darwin, Jumat (10/7). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Darwin Fusion ASEAN and Partners Forum, yang mempertemukan delegasi pemerintah, pelaku usaha, investor, serta mitra internasional dari sekitar 30 kota Sister City dan Friendship City untuk memperkuat kerja sama ekonomi, budaya, dan perdagangan.
Salah satu peserta yang mewakili Indonesia adalah Azael Collection, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) asal Maluku yang menampilkan kekayaan budaya daerah melalui berbagai produk fashion bernilai seni tinggi. Keikutsertaan Azael Collection menjadi momentum penting dalam memperkenalkan identitas budaya Maluku kepada pasar internasional sekaligus membuka peluang ekspor bagi produk-produk lokal.
Pada pameran tersebut, Prof sintya latumahina selaku owner Azael Collection memamerkan beragam koleksi unggulan, antara lain, kain tenun khas Maluku, kalung mutiara, handbag berbahan tenun, syal bermotif etnik, serta berbagai produk fashion dan aksesori lainnya yang mengusung motif-motif tradisional Maluku.
Setiap produk dibuat dengan sentuhan kearifan lokal yang dipadukan dengan desain modern sehingga mampu menarik minat pengunjung dari berbagai negara, ujar Latumahina yang juga dosen pada fakultas pertanian Unpatti Ambon.
Partisipasi Azael Collection menjadi bukti bahwa UMKM daerah memiliki daya saing di pasar global apabila didukung oleh kualitas produk, inovasi desain, dan strategi pemasaran internasional. Selama pameran berlangsung, stan Azael Collection mendapat perhatian dari walikota Darwin, konsulat indonesia darwin, dan pelaku bisnis, pengunjung, serta delegasi internasional yang menunjukkan ketertarikan terhadap keunikan motif dan filosofi budaya yang terkandung dalam setiap produk maluku.
Darwin Fusion 2026 mengusung tema “Building Enduring Business, Cultural and Community Connections”, yang bertujuan memperkuat hubungan ekonomi, budaya, dan masyarakat antara Darwin dengan kota-kota mitra di kawasan ASEAN dan berbagai negara lainnya. Forum ini menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha untuk membangun jejaring bisnis, menjajaki peluang investasi, serta memperluas akses pasar internasional.
Keikutsertaan Azael Collection diharapkan menjadi langkah awal yang semakin memperkuat posisi produk-produk kreatif Maluku di pasar global. Selain meningkatkan nilai ekonomi UMKM, promosi ini juga menjadi sarana diplomasi budaya yang memperkenalkan kekayaan warisan wastra dan kerajinan Maluku kepada masyarakat dunia. Kehadiran Azael Collection mendapat dukungan dari Ketua DPRD Propinsi Maluku, Benhur Watubun. S.T. S.H dan Kepala Kantor Wilayah Beacukai Maluku dimana Azael Collection Merupakan UMKM Bea Cukai Maluku
Melalui ajang internasional seperti Darwin Fusion ASEAN 2026, Azael Collection menunjukkan bahwa produk lokal Maluku tidak hanya memiliki nilai budaya yang tinggi, tetapi juga mampu bersaing di pasar internasional sebagai bagian dari industri kreatif Indonesia yang terus berkembang. (KN-15)




