Ambon,Kapatanews.com – Komunikasi Publik dengan gaya konsolidasi anak “Gen Z” dilakukan oleh Ketua Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG), Syahmud Basri Ngabalin, (SBN) saat mengelilingi 18 Daerah di Provinsi Jawa Barat dengan menggunakan Vespa Kuning sebagai warna kebesaran Partai Golkar guna mempersiapkan kekuatan saksi menghadapi Pemilu 2029.
Apa yang dilakukan oleh BSNPG di bawah komando Bung Syahmud ini memiliki pesan politik bahwa Partai Golkar sangat serius dan siap hadapi Pemilu Nasional 2029 dan Pemilu Daerah 2031, olehnya itu persiapan dan upaya konsolidasi sejak dini terus dilakukan BSNPG guna memenangkan Pemilu 2029
Dikutip dari Faktajabar, Syahmud mengatakan, agenda tersebut merupakan program rutin BSNPG yang dilakukan dengan berkeliling ke berbagai kabupaten/kota di Indonesia untuk memastikan kesiapan struktur Partai hingga tingkat Kecamatan dan Desa.
“Tujuannya kita ingin mengecek kesiapan di tingkat Kecamatan dan Desa. Supaya kita mulai mempersiapkan diri dari sekarang untuk menghadapi 2026, 2027, 2028, hingga 2029,” ujar Syahmud, Selasa (12/5/2026).
Ia menyebut, target Partai Golkar pada Pemilu 2029 yakni meningkatkan jumlah kursi dibanding perolehan pada Pemilu 2024 lalu.
“Target kita bukan hanya mempertahankan, tapi juga menaikkan jumlah kursi di DPR RI, DPRD Provinsi, maupun DPRD Kabupaten/Kota,” katanya.
Menurutnya, konsolidasi dilakukan secara masif dengan metode keliling daerah menggunakan Vespa bersama jajaran BSNPG. Setelah sebelumnya dimulai sejak bulan Ramadan di wilayah Banten, kini rombongan melanjutkan perjalanan ke Jawa Barat dan Jawa Tengah.
“Dari Karawang nanti lanjut ke Indramayu, Cirebon, Tegal, Semarang, Solo, Salatiga, Boyolali, Kebumen, Purwokerto sampai Bandung. Ada sekitar 18 kabupaten/kota yang kita singgahi,” ungkapnya.
Syahmud turut meminta doa dari seluruh masyarakat agar agenda konsolidasi nasional tersebut berjalan lancar dan mampu menghasilkan target politik yang maksimal bagi Partai Golkar.
“Kita mulai bercocok tanam sehingga nanti hasil panennya maksimal. Dari jumlah kursi hari ini yang sudah ada, kita harus tingkatkan,” tandasnya.(*)


